Mitra  

Dana BOS Bukan Untuk Pembangunan Fisik Sekolah

Pembangunan Fisik Sekolah
Kabid dikdas Felda Tombokan

Ratahan, Fajarmanado.com – Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) diberikan untuk meningkatkan mutu siswa dan bukan digunakan keperluan pembangunan fisik Sekolah. Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara (Disdik Mitra) Djelly Waruis melalui Kepala bidang (Kabid) dikdas Felda Tombokan diruang kerjanya, Selasa (4/4/2017).

“Saya tegaskan kepada kepala-kepala sekolah, bahwa dana BOS bukan untuk pembangunan fisik sekolah, namun dana tersebut untuk meningkatkan mutu siswa,” tegasnya.

Tombokan menjelaskan, salah satu tujuan pemberian dana BOS ke siswa, untuk membebaskan pungutan biaya operasi sekolah bagi peserta didik. “Jadi ketika ada dana BOS ini, beban siswa terkait biaya menjadi berkurang, apalagi siswa yang orangtuanya kurang mampu,” katanya.

Lanjutnya, dana BOS yang disalurkan di Mitra tersebar di 138 sekolah terbagi dalam 95 Sekolah Dasar (SD) dan 43 Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Untuk dana BOS yang kami salurkan hanya diberikan kepada SD dan SMP, karena SMA/SMK sudah berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dana BOS yang diberikan kepada siswa sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 8 Tahun 2017 yakni, SD Rp800 Ribu dan SMP Rp1 Juta. “Dana tersebut diberikan empat tahap kepada siswa, dalam jangka waktu tiga bulan selama setahun,” tukasnya.

(geri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *