Teman-teman Satgas, lanjut Liow, dalam bertugas nanti tetap berkoordinasi dengan Kadiv Intel FKDM Sulut dan juga langsung koordinasi dengan saya juga dengan aparat TNI dan Polri di lapangan.
Lakukan tugas dengan baik, gali informasi yang akurat dan laporkan seluruh informasi yang berpotensi mengancam keamanan, kata Liow.
Sementara itu Asintel Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado Kolonel Laut (KH) Anang Subagio saat memberikan pengarahan menyampaikan bahwa tugas intelijen lebih mengedepankan kedisiplinan dan kecermatan analisa dilapangan.
“Saya sampaikan ke teman-teman Satgas Intel FKDM Sulut yang akan bertugas, bahwa tugas Intelijen itu bukan pekerjaan yang mudah. Karena tugas kita itu lebih kepada menggali informasi yang ada di masyarakat yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban daerah Sulut jelang Natal dan jelang kedatangan Presiden Joko Widodo di Natal Nasional,” jelas Subagio.
Kemampuan kita untuk memperoleh informasi tak hanya dari masyarakat level atas, bahkan informasi bisa kita peroleh dari tukang sapu di jalan, kata Subagio.
“Jadi kawan-kawan Satgas, dilapangan juga harus pintar mencari informasi. Tapi utamakan keselamatan personil, yaitu diri sendiri dan keselamatan perlengkapan kita, karena bisa saja seluruh informasi yang kita kumpulkan ada di perlengkapan yang kita bawa,” himbaunya.
Teman-teman Satgas, lanjutnya, harus melakukan koordinasi yang baik dengan Kadiv Intel FKDM juga dengan aparat keamanan dari TNI dan Polri.
“Saya ingatkan juga, tugas Intelijen itu harus tenang, penuh kewaspadaan dan sangat jauh dari popularitas,” kunci Subagio.
Acara Apel Satgas Intelijen FKDM Sulut diakhiri dengan penyematan secara simbolis pita merah putih ke dua anggota Satgas Intel FKDM yang dilakukan oleh Kaban Kesbangpol Provinsi Sulut Steven Evans Liow, S.Sos MM dan Asintel TNI AL Lantamal VIII Manado Kolonel Laut (KH) Anang Subagio.
(Fred)