Tondano, Fajarmanado.com – Untuk pengamanan Natal 25 Desember, malam akhir tahun 31 Desember 2017 dan tahun baru 1 Januari 2018, aparat penegak hukum dibantu instansi terkait melakukan operasi (Ops) dengan sandi Lilin.
Dalam Ops yang bakal berlangsung sejak 23 Desember 2017 – 1 Januari 2018 tersebut melibatkan jajaran kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow (JWS) bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel gelar pasukan yang dilaksanakan pada Kamis, (21/12/2017), pagi tadi di halaman Mapolres Minahasa, Sasaran, Tondano.
Bupati mengharapkan kiranya melalui momentum ini, sinergitas antar Polri dengan instansi terkait bisa ditingkatkan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018.
“Apel gelar pasukan dalam rangka Ops Lilin 2017 dilaksanakan sebagai pengecekan akhir pada persiapan terhadap personil pengamanan serta sarana dan prasarana pendukung dalam rangka operasi gabungan antara Polri TNI, Dishub, serta instansi yang terkait, guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat serta perpaduan ukur lintas sektoral dalam pengamanan guna memberikan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar JWS mengutip sambutan Kapolri Jendral Tito Karnavian.
“Dalam Ops Lilin, yang diutamakan adalah upaya preventif serta intelejen dan penegakan hukum,” tambahnya.
Semntara itu, Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung SIK mengatakan bahwa aparat penegak hukum akan terus berupaya memberikan dan menghadirkan keamanan.
“Terutama yang akan melaksanakan ibadah Natal. Keamanan harus terjamin. Dan sudah tugas kami untuk menghadirkanya,” ujarnya.
“Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan melakukan yang terbaik untuk rakyat, termasuk dalam memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2017 dan tahun baru 2018,″ tegas Kapolres.
Penulis : Fiser Wakulu