Astaga..! Aksi Pengutilan Merambah ke Desa, 4 Remaja Ini Diamankan Polisi

Empat remaja desa pengutil di salahsatu minimarket bersama karyawan dan polisi.
Tenga, Fajarmanado.com — Aksi pengutilan dalam supermarket dan minimarket ternyata sudah merambah masuk dan dipraktekkan warga desa di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pencurian dengan cara mengambil, menyimpan dan membawa barang tanpa membayar itu, selama ini santer dikabarkan hanya terjadi di kota-kota, kini menyasar minimarket yang ada di pedesaan dan melibatkan tersangka warga desa setempat.

Faktanya, empat remaja Desa Pakuure dan Desa Pakuure Satu, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diamankan polisi, Minggu (9/9/2018) pagi.

Piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Tenga menjemput ke empat remaja itu atas laporan manajemen Minimarket Alfamart Desa Pakuweru.

Pasalnya, ke empat remaja tanggung tersebut terekam kamera CCTV mengambil barang di Minimarket Alfamart tanpa membayar.

Mereka terekam mengambil sejumlah snack serta beberapa alat cukur kumis, kemudian menyembunyikan di balik pakaiannya dan langsung keluar meninggalkan tempat kejadian tanpa singgah membayar di meja kasir.

Tak ayal, kasir minimarket yang memantau langsung perbuatan para remaja ini merasa keberatan sehingga langsung melaporkan kejadiannya pada piket SPK Polsek Tenga.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi pada Minggu pagi (09/09/2018), membenarkan adanya laporan ini.

“Kami menerima laporan bahwa ada empat remaja yang mengutil atau mengambil barang di Minimarket Alfamart Pakuweru,” katanya.

Setelah diidentifikasi, lanjit dia, mereka berinisial RS, HL, AL dan EW, warga Desa Pakuure dan Desa Pakuure Satu.

“Sudah kami amankan. Ke empatnya kami lepas karena beritikad baik membayar barang yang diambilnya dan telah dibuatkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya,” ungkap Kapolsek Amri.

Penulis: Ismail Arjuna

Editor   : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *