Amurang, Fajarmanado.com – NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati. Bagi Jeffry H Maramis, NKRI tak bisa diutak atik. Baginya, Indonesia tanpa Islam bukan Indonesia, Indonesia tanpa Kristen, juga bukan Indonesia.
Tetapi, ada segelintir orang dimuka bumi Indonesia, ingin Indonesia hancur. Tetapi,
‘’Ya benar, kita tahu bersama, bahwa bangsa Indonesia sekarang sedang ramai dibicarakan. Bahkan, tak hanya dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga dari Sanger ke pulau Rote kita harus jaga NKRI harus utuh,’’ ujar Maramis, saat bersua di Amurang belum lama.
Menurut Maramis yang pulang kampung untuk merayakan Natal Yesus Kristus, bahwa NKRI adalah harga mati. Soal persoalan hakekat bangsa Indonesia, sebagai warga Indonesia harus kita jaga bersama-sama.
‘’Jadi, seperti ungkapannya. Bahwa, Indonesia tanpa Islam, bukan Indonesia. Dan Indonesia tanpa Kristen/Katolik, bukan Indonesia. Sama pula, Indonesia tanpa Hindu/Budha, bukan Indonesia. Mari kita jaga ke Bhinekaan kita. Karena Bhineka Tunggal Ika adalah aset bangsa,’’kata Maramis.
Dijelaskannya lagi, sebagai bangsa yang memiliki kekuatan untuk mempersatukan dari Sabang sampai Merauke, dan Sanger ke pulau Rote. Maka, bangsa dan khususnya pemimpin Indonesia harus bersatu.
‘’Kita jangan gontok-gontokan satu sama lainnya. Ingat, pernyataan mantan Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono, bahwa pujiannya untuk Sulut lantaran hakekat warga Sulut sangat harmonis,” katanya.
Oleh sebab itu, Maramis menilai pernyataan Sumarsono yang kini Plt Gubernur DKI Jakarta, akan memberikan jawaban bagi warga DKI Jakarta, supaya selalu rukun seperti halnya warga Sulut.
“Marilah kita jaga keharmonisan yang selama ini tercipta dari generasi ke generasi,’’ papar Maramis.
Di tempat terpisah, Willem Baba Mononimbar, salah satu pejuang Minsel menilai apapun yang disampaikan tokoh sekelas Jeffry H Maramis, jangan kita sepelekan.
Ia menilai, Maramis adalah pejuang sekaligus memiliki pikiran luas demi Bangsa Indonesia dan Minsel ke depan. Haruslah warga Minsel memberi teladan yang bijak demi pembangunan berjalan dengan baik.
“Ingat, bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dan wakil bupati Franky Donny Wongkar, SH siap memberikan yang terbaik untuk rakyat Minsel hingga selesai diperiode 2016-2021. Dan CEP-FDW akan mati-matian untuk rakyat Minsel menjadi terdepan,’’ papar Mononimbar.
(andries)