Ratahan, Fajarmanado.com – Sebanyak 38 CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pra Jabatan (Diklat Prajab). Diklat tujuh hari yang dihelat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mitra sejak 27 Februari lalu ini berakhir Selasa (6/3/2018).
Kepala BKPSDM Sartje Taongan, melalui Kepala Bidang Mutasi Promosi dan Pengembangan Kompetensi Aparatur, Silas Kini menjelaskan, Diklat Prajab ini diikuti sebanyak 38 CPNS selama tujuh hari kerja.
“Memang ini salah satu syarat bagi CPNS dalam menunjang karir sebagai ASN, untuk itu selama tujuh hari kerja mereka sudah dibekali materi-materi mengenai karakter serta disiplin sebagai ASN,”ujar Silas Kini kepada wartawan di Ratahan, Rabu (7/3/2018).
Dia menjelaskan, 38 CPNS yang mengikuti Diklat Prajabatan ini direktut lewat Kementerian Kesehatan. Mereka adalah tenaga medis yang bersatatus Pegawai Tidak Tetap (PTT), para penyuluh dan sisa tenaga honorer.
”Dari Kesehatan dokter umum ada 3 peserta, Dokter Gigi 2 peserta, kemudian dari Bidan ada 25 peserta,kemudian 1 untuk tenaga penyuluh dan sisanya dari honda K2 sebanyak 7 CPNS,” ungkapnya.
Silas mengatakan, Diklat Prajabatan CPNS tersebut tidak dipungut biaya karena sudah dianggarkan pada APBD 2018.
”Jadi peserta Prajab kali ini telah diringankan karena Pemkab telah meanggarkan dalam APBD pada tahun 2018, karena itu diharapakan peserta Diklat Prajab dapat mendapatkan pengalaman yang berharga,” katanya.
Lebih lanjut Silas menjelaskan, para peserta yang mengikuti prajab kali ini berdasarkan golongan. Untuk golongan II A ada 5 peserta,untuk golongan II B ada 1 peserta,golongan II C ada 26 peserta, golongan III A peserta dan golongan III B ada 5 peserta.
“Jadi diharapkan bagi CPNS yang sudah selesai mengikuti diklat prajabatan para CPNS dapat mengimplementasikan dalam tugas dan kerja di tempat kerja masing-masing sebagaimana tugas pokok dan fungsi sebagai abdi Negara,” tandas Silas.
Penulis : Didi Gara