FajarManado.News, Manado — Anggota DPD RI, Ir Stefanus BAN Liow, MAP menemui GM PT PLN IUD Suluttengo Usman Bangun di Manado, Selasa, 28 Juli 2026.
Selain sebagai kunjungan kerja dalam rangka pengawasan pelaksanaan UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, Senator Stefa Liow, sekaligus memfasilitasi pertemuan Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah dengan Usman Bangun bersama jajarannya.
Pasalnya, pasokan energi listrik PLN di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masih juga dikeluhkan warga. Pemadaman listrik bergilir masih saja terjadi di beberapa wilayah.
Kendati begitu, PT PLN Suluttenggo terus melakukan penambahan daya dengan mendatangkan dua unit pembangkit baru di PLTD Tarun dan PLTS Hybrid.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud, pun tidak diam. Di bawah kepemimpinan Bupati Welly Titah, Pemkab setempat bersama Lanal Melonguane juga membangun PLTS berkapasitas 6 megawatt.
Dalam pertemuan yang berlangsung dialogis itu, Welly Titah tidak datang sendiri. Ia memboyong jajaran Pemkab dan para tokoh masyarakat Talaud. Di antaranya Ir. Alex Binilang, MT, Pdt. Dr. Amos Abbas dan Mardianto Bunganga.
Sementara GM PT PLN IUD Suluttengo Usman Bangun, hadir bersama jajaran manajer pada pertemuan selang sekira 2,5 jam tersebut.
Mendengar aspirasi Senator Stefa, Pemkab Talaud dan Tokoh Masyarakat Talaud, GM Usman Bangun menjelaskan bahwa pihak PLN dalam perencanaan pengembangan kelistrikan melakukan peningkatan jam nyala melalui hybrid dengan PLTS.
Terkait pelaksanaan tahap pertama rencana COD Tahun 2027, menurut Usman Bangun, amat tergantung pada penetapan dari Kementerian ESDM RI.
Merespon penjelasan ini, Senator Indonesia tiga periode dari Dapil Sulut itu, langsung menghubungi Plt. Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI.
Melalui penjelasan Direktur Havidz, program kelistrikan saat ini mengacu pada Permen Nomor 19/2025 dan Kepmen ESDM 264/2026, yang baru diterbitkan, terkait acuan harga untuk PLTS Hybrid.
Kabar Gembira
Pada kesempatan itu, Direktur Havidz menyampaikan kabar gembira untuk mewujudkan Talaud terang benderang, tanpa pemadaman listrik bergilir selain ada gangguan jaringan pasokan di masa datang.
Kabupaten Talaud menjadi salah satu daerah priotitas pengadaan pembangkit listrik secata bertahap.
Jika tahun 2025 dan 2026 telah ada pembangunan, antara lain melalui program listrik desa, maka tahap satu tahun 2027 nanti, akan menyasar Lirung, Mangaran, Karakelang dan Marampil.
Mendapat kabar gembira ini, Bupati Welly Titah memberikan apresiasi kepada Senator Stefanus Liow yang mengfasilitasi pertemuan tersebut.
Ia juga mengaku bangga terhadap sikap akomodatif dari GM PT PLNÂ IUD Suluttenggo yang merespon posirif dengan berbagai program untuk kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
[herly umbas]