FajarManado.News, Tomohon — Ratusan float dari dalam dan luar negeri menyemarakkan Tournament of Flowers (ToF) yang merupakan agenda utama Tomohon International Flower Festival atau TIFF tahun 2026 pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Parade aneka bunga segar dan didesain apik pada kendaraan hias tersebut, ternyata turut melibatkan float ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa.
Tak hanya mengirim kendaraan hias, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Indra Utama dan Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa Ella Nurleala Tubagoes datang melakukan pengawalan.
Indra dan Ella hadir sebagai tamu resmi didampingi Ketua DPD ABPESNAS Sulut, Ir Stefanus BAN Liow, MAP dan Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, Ns Gresty Natalia Masi, SKep, MKep, Sp.Kep.MB bersama jajaran.
Parade bunga yang paling ditunggu dalam agenda rangkaian acara TIFF ini sekaligus menjadi etalase kreativitas dan kekayaan florikultura sebagai identitas Tomohon sebagai Kota Bunga.
Selain ToF, Tomohon Flower Carnival turut menjadi bagian dari agenda utama dengan menampilkan pula busana kreatif.
Rangkaian kegiatan yang dibuka pada Kamis, 7 Agustus 2026 di GOR Babe Palar Tomohon ini diwarnai berbagai kegiatan pariwisata, florikultura, perdagangan, investasi, olahraga, budaya, hingga promosi ekonomi kreatif daerah hingga 12 Agustus 2026.
Ikut dihadiri 13 negara, Ketua Umum Panitia TIFF 2026 Levita Supit Ginting mengatakan TIFF kali ini mengusung tema “Collaboration of Spirit”.
Karena itulah, TIFF 2026Â tidak hanya berorientasi pada pertunjukan bunga, tetapi juga diarahkan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, pemerintah, masyarakat, wisatawan, serta delegasi dari berbagai negara.
Pada hari pertama diarahkan pada Tourism, Trade, Investment & Floriculture Expo di GOR Babe Palar sebagai salah satu ruang promosi produk florikultura, perdagangan dan peluang investasi.
Selain expo, kegiatan awal TIFF 2026 turut diisi Eco Trail, yang memanfaatkan karakter alam dan lanskap Tomohon sebagai bagian dari pengalaman wisata berbasis lingkungan.
TIFF 2026 juga menghadirkan bazar UMKM, talkshow, panggung hiburan, serta sejumlah kegiatan yang mempertemukan wisatawan dengan pelaku ekonomi lokal.
Tak sampai di situ, juga ada agenda Diplomatic Tour, yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada delegasi diplomatik negara sahabat terhadap potensi wisata dan kekayaan daerah Tomohon.
Sementara itu, Kawanua Sedunia Homecoming menjadi ruang bagi komunitas Kawanua dari berbagai daerah dan negara untuk kembali ke tanah leluhur sekaligus mengambil bagian dalam rangkaian TIFF.
Dengan kombinasi agenda tersebut, Levita meyakini bahwa TIFF 2026 tidak hanya menjadi perhelatan pariwisata, tetapi juga menjadi instrumen promosi daerah untuk memperkenalkan potensi Tomohon melalui florikultura, budaya, ekonomi kreatif dan sektor investasi.
[heru]