Luar Biasa! Wabup Vasung Jadi Pioner Angkat Sampah, Juga Berbaur Ikut Pawai dan Pesta Rakyat

Momen Pawai Pembangunan Kawangkoan Bersatu HUT RI ke-81 Kawangkoan Bersatu

FajarManado.News, Kawangkoan — Vanda Sarundajang, SS, MAP kembali menunjukkan kepribadian sebagai sosok teladan dan motivator pada rangkaian Pawai Pembangunan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke–81 “Kawangkoan Bersatu”, Selasa, 18 Agustus 2026.

Wakil Bupati (Wabup) Minahasa periode 2024–2029 ini, tak hanya menjadi tokoh sentral penyatuan Kawangkoan, Kawangkoan Utara dan Kawangkoan Barat dalam melaksanakan rangkaian HUT RI pasca pemekaran tahun 2010 mulai tahun 2025 lalu, tetapi juga tetap menjadi motivator pelaksanaannya.

Seperti halnya HUT RI ke–80 tahun lalu, saat pawai pembangunan HUT RI ke–81, siang hingga sore tadi, VaSung, sapaan karib putri sulung SHS ini, tidak hanya berdiri di panggung penghormatan.

Tanpa protokoler, VaSung ‘menghilang’ di atas panggung di paroh acara. Tiba-tiba ia sudah bergabung dalam pawai, naik sepeda motor tiga roda dibonceng Camat Kawangkoan Barat, Fenti Thelma Lapian, SE.

Dari kompleks Tugu Kacang Kawangkoan, sambil mengibarkan bendera merah putih kecil, VaSung mengikuti arak-arakan peserta pawai menuju panggung penghormatan di depan Taman Kota Kawangkoan yang berjarak sekira 1 kilometer.

Tak hanya itu. Seusai ucapan terima kasih Ketua Panitia Pelaksana HUT RI ke–81 Kawangkoan raya, Jemmy Suak, SE, sekitar pukul 17.11 Wita, sore itu, VaSung kembali menjadi pionir mengangkat sampah di kompleks pertokoan Kawangkoan.

Didampingi Kabag Hubungan Antarlembaga Setdakab Minahasa Ir Ritha Lusye Lapian, VaSung memunggut sampah tanpa kaos tangan, lalu memasukkan ke kantong plastik.

Sontak saja, Kadis Sosial dr Maya Rambitan, MKes, Kadis Kominfo Recky Laloan, SH, Sekretaris DPRD Minahasa Fabian DK Mendur, SPt, MM ikut bergerak memungut sampah.

Begitu pun dengan Anggota DPRD Fraksi PDIP Ivana Wuwungan bersama tiga camat dan Sekcam Kawangkoan raya, beserta panitia yang masih berada di kompleks panggung penghormatan, ramai-ramai ikut memungut sampah.

Seusai itu, VaSung pun mengajak dan berbaur ikut “pesta rakyat” yang tidak diagendakan sebelumnya.

Diiringi irama dari sound system, mereka pun melakukan line dance dan tarian “panah wayer” bersama-sama sehingga menyedot perhatian publik, yang akhirnya ada yang ikut bergabung.

Kendati sempat dua kali terganggu dengan melintasnya tronton pengangkut exavator dan mobil ambulance, tarian bersama itu tetap brrlanjut hingga berlangsung sekitar 35 menit sebelum bubar pada pukul 17.48 Wita.

[HerU]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *