Hikmat! Upacara HUT RI ke 81 Kawangkoan Raya

FajarManado.News, Kawangkoan — Rangkaian upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Stadion Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Kawangkoan, Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung hikmat.

Digelar bersama Kecamatan Kawangkoan, Kawangkoan Utara dan Kawangkoan Barat yang ke dua kali ini, upacara  berlangsung tertib selang sekira 40 menit dan turut dihadiri empat anggota DPRD asal Kawangkoan raya. Yakni, Stvri Tenda, Drs Dharma Palar, Frelly Lolowang dan Ivana Wuwungan, SE.

Hanya upacara bersama HUT RI ke-81 tahun 2026 yang dilaksanakan selang pukul 08.45 Wita–09.35 Wita dan diikuti ratusan peserta, tanpa pembacaan pidato.

Terpantau, para siswa SD, SMP/sederajat, SMA serta para perangkat 20 desa dan 10 kelurahan, serta komunitas kelembagaan desa, berbaris rapi di lapangan.

Sementara para lurah dan hukum tua, Ketua TP PKK desa duduk di deretan kursi di bawah tenda samping kanan panggung utara dan di samping kiri, jajaran BKSUA, para kepala sekolah dan undangan lainnya.

Di deretan kursi depan panggung utama, yang berdiri di depan stadion, ini tampak 4 Anggota DPRD Minahasa, Ketua TP PKK tiga kecamatan dan sekcam, yang diapit Danramil 1302/08 Kawangkoan–Tompaso Letda Djoike Rontos, SE, MSi dan Kapolsek Kawangkoan Ipda Rianto Langi, SH.

Lalu, di bagian belakangnya, adalah pimpinan BKSAUA bersama tokoh agama lainnya dan sejumlah ketua LPMK.

Di paling depan, berdiri inspektur upacara, yakni Camat Kawangkoan Utara Fenti Thelma Lapian, SE, didampingi Camat Kawangkoan Barat Heppy Lumintang, SH dan Camat Kawangkoan Stenly David Umboh, SSTP, MAP. Ketiganya menyenakan pakaian dinas upacara besar (PDUB).

Dipandu pembawa acara, Eva Umbas, SAg, upacara berlangsung hikmat dan tertib, tanpa suara berisik pun dari peserta.

Meski di bawah sengatan terik matahari, suasana sangat kondusif tersebut, terus berlangsung. Mulai dari laporan komandan upacara Serka Inf Rico Lumolos sampai laporan perwira upacara Pelda Inf Anggra W.

Aplaus

Ada pemandangan menarik dalam upacara bersama Kawangkoan raya yang ke dua ini.

Saat memeriksa barisan, Inspektur Upacara Fenti Lapian, “dikawal” komandan upacara, yang mengenakan loreng berbaret hijau, menaiki mobil terbuka mengitari seluruh barisan peserta upacara dari dekat.

Tak hanya itu. 35 anggota siswa SMA yang menjadi pasukan pengibaran bendera atau paskibraka, tampil memukau. Gerak langkah kaki terpantau seirama dan sukses menunaikan tugas menaikkan bendera. Sontak saja mendapat aplaus dari peserta upacara.

Upacara Kawangkoan Bersatu tersebut, diwarnai pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara, sementara mukadimah pembukaan UUD 1945 dan Ikrar Pancasila dibacakan oleh anggota DPRD Minahasa, Stvri Tenda dan Drs Dharma Palar.

Suasana jalannya upacara HUT RI ke 81 Kawangkoan raya ini, mendapat respon positif dari kalangan tokoh masyarakat setempat.

Mantan Anggota DPRD Minahasa tiga periode, Ventje Victor Mawuntu, SE dan eks Camat Kawangkoan (raya) Drs Eddy F Ruata senada memberikan apresiasi.

“Bagus sekali. Hikmah dan tertib,” komentar Ruata, yang juga mantan Camat Sonder ini.

“Melihat kenyataan ini, upacara dan pawai pembangunan sebaiknya dipisahkan terus,” sambung Mawuntu, yang juga Ketua LPMK Kinali ini.

[rama/heru]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *