Ibadah, Jalan Sehat dan Kebersihan Lingkungan Warnai Pembukaan Rangkaian HUT RI ke 81 Kawangkoan Bersatu

FajarManado.News, Kawangkoan — Tiga kecamatan Kawankoan raya, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dipastikan kembali menggelar rangkaian kegiatan HUT Proklamasi RI pada tahun 2026 ini.

Momen “Kawangkoan Bersatu” ke dua dalam merayakan dan menyemarakkan HUT RI ke 81, pasca pemekaran Kecamatan Kawangkoan pada medio 2010 ini, akan dibuka dengan ibadah pembukaan, jalan sehat bersama dan gerakkan kebersihan lingkungan.

Sesuai kesepakatan bersama yang digagas dan disaksikan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, MAP pada 10 Juli di bangsal GMIM Sion Sentrum Sendangan,  “tuan rumah” perdana adalah Kecamatan Kawangkoan, maka untuk yang kedua ini, adalah Kecamatan Kawangkoan Utara.

“Kami sudah mengedarkan undangan bahwa acara pembukaan HUT RI ke 81 Kawangkoan raya ini akan dilaksanakan mulai jam 5 pagi, besok,” kata Ketua Panitia Penyelenggara, Jemmy O Suak, SIP.

ASN Kantor Camat Kawangkoan Utara ini menjelaskan, pembukaan mengambil lokasi strategis, yakni di Taman Kota Kawangkoan.

Seusai ibadah, akan dilanjutkan dengan jalan sehat sekaligus bersih-bersih lingkungan.

“Karena itulah, para peserta diarahkan untuk mengenakan seragam olah raga bernuansa merah putih dan membawa kantong pelastik dan atau karung untuk tempat sampah,” ujar Jemmy, pria berkepala plontos, yang mantan Hukum Tua atau Kepala Desa Kiawa Dua ini.

Didampingi Sekretaris, Herby R Supit, SE dan Bendahara Onike C Simbar, SE, Jemmy mengatakan, para peserta rangkaian acara pembukaan ini akan melibatkan seribuan orang.

“Semua perangkat desa dan kelurahan, termasuk BPD dan LPM, serta seluruh ASN, THL, pimpinan gereja dan pengurus masjid, bahkan karyawan BUMN/BUMD, Bumdesma Esa Waya dan para siswa SD, SMP, MTs, SMA dan SMK kami undang,” ungkapnya.

Mengenai upacara bersama, Jemmy menuturkan tetap dilaksanakan di Stadion Dr SH Sarundajang di Kelurahan Sendangan Selatan.

“Berkaca dari pengalaman tahun lalu, maka pawai akan kita pilah menjadi dua bagian. Anak-anak sekolah dilaksanakan pada hari yang beda dengan pawai pembangunan agar tidak sampai malam,” ujarnya.

[heru]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *