Ambon, Fajarmanado.com – Kendati vaksinasi covid 19 di Provinsi Maluku sudah ada yang sukses sampai dosis ke dua, namun isu hoax masih juga beredar di masyarakat.
Irwasda Maluku, Kombes Pol Raden Heru Prakoso pun ikut mengajak personel Polri dan Bhayangkari Polda Maluku untuk mendukung program vaksinasi yang sementara berlangsung.
Kombes Raden Heru meminta para personel maupun anggota Bhayangkari untuk tidak gampang terhasut dengan informasi berupa berita miring atau hoax soal keamanan dan kehalalan vaccine sinovac yang tersebar di media sosial.
“Jangan percaya atau gampang terhasut oleh informasi atau berita miring lewat media sosial atau cerita yang mengatakan bahwa vaksin covid 19 itu berbahaya untuk tubuh manusia,” tandasnya di ruang rapat utama, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (2/2/2021).
Kombes Raden Heru mengemukakan hal tersebut pada Sosialisasi penggunaan vaksin bersama Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, diikuti para satuan kerja dan satuan Polres jajaran Polda Maluku.
Dalam kegiatan yang juga disiarkan melalui video converence ini, Irwasda Raden Heru didampingi Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol Drg Subur, dan Kasubid Kespol Biddokes Polda Maluku Kompol Dr Fendri Adi Prabowo.
Teepantau turut hadiri, adalah para Kepala Biro, Direktur, maupun Kepala Bidang di Polda Maluku, serta para perwira yang ditunjuk mewakili Kepala Satuan Kerja.
“Kita harus mendukung vaksinasi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Maluku. Jangan percaya dengan informasi yang mengatakan kalau vaksin dapat mendatangkan dampak yang merugikan secara luas bagi masyarakat hingga ada yang meninggal dunia akibat di vaksin,” tegasnya.
Perwira tiga melati di pundaknya ini mengajak personel Polda dan Bhayangkari Maluku untuk bersama menepis berita hoax yang marak menyebar di tengah masyarakat.
“Mari sama-sama kita tepis isu tersebut dengan cara bantu pemerintah sehingga proses vaksinasi di wilayah Maluku dapat terlaksana dengan lancar,” pintanya.
Irwasda Raden Heru mengatakan, selain telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar, Pemerintah juga sudah melaksanakan uji klinis vaksin di laboratorium farmasi.
Semua itu, katanya, dilakukan untuk memastikan vaksin benar-benar aman digunakan.
“Sehingga tidak benar kalo apa yang dilakukan pemerintah merugikan masyarakat Indonesia. Semua yang dilakukan untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia agar terbebas dari penularan covid-19,” jelasnya.
Dalam sosialiasi tersebut, Kasubbid Kespol Biddokes Kompol Dr Fendri Adi Prabowo memaparkan terkait sumber vaksin yang didatangkan pemerintah, manfaat dari penggunaan vaksin dan mekanisme pemberian vaksin kepada masyarakat.
Penulis: Katie Mailoa