DPP APDESI

VAP : Abdi Negara Punya Tanggung Jawab Bekerja

Vonnie Panambunan
Vonnie Panambunan
Airmadidi, Fajarmanado.com -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik dan berorientasi kepada hasil (result oriented government). Salah satunya dengan melakukan manajemen pemerintahan yang akuntabilitas kinerja.

Penerapan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 29 tahun 2014 tentang sistem akuntabilitas kinerja instansi kembali diingatkan bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP). “Sebagai abdi negara, atau pelayan masyarakat tentunya memiliki tangggung jawab dalam bekerja. Jadi saya minta kerja dengan benar bagi kepentingan publik,” imbuh Panambunan dalam pertemuan dengan seluruh pimpinan SKPD.

Lebih lanjut Bupati mengatakan akuntabilitas kinerja setidaknya memuat visi-misi serta tujuan dan sasaran yang memiliki arah dan tolak ukur yang jelas.

Untuk menerapkannya lanjut VAP, dibutuhkan rumusan atau perencanaan strategis agar sasaran yang ingin dicapai dapat terukur, dapat diuji dan diandalkan.

Dengan adanya akuntabilitas kinerja tersebut paling tidak memberi manfaat nyata kepada masyarakat, sehingga dengan demikian kita dapat mengetahui seberapa besar efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan setiap kegiatan public oleh pemerintah, yang dibiayai dengan uang rakyat. “Torang harus bekerja yang betul, torang bekerja untuk mendapatkan uang dan bukan uang yang memperkerjakan kita,” tegas VAP sapaan akrab Bupati Minut.

Disisi lain, bupati juga mengingatkan berbagai proyek yang dientaskan dari sejumlah SKPD, untuk dikawal pelaksanaannya. Termasuk instansi teknik dinas PU untuk memprioritaskan tingkat pengawasan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada lagi temuan-temuan dilapangan terkait kualitas pekerjaan. “Proyek-proyek tolong diperhatikan, kerja butul atau nda itu para kontraktor. Kualitas pekerjaan harus diperhitungkan dan diawasi. Infrastruktur untuk pelauanan publik harus dibuat lebih baik, jangan baru setahun ditempati so denmgan bocor sani-sini. Saya minta hal-hal kecil ini jangan diabaikan. Semua pekerjaan harus sesuai bestek, jangan asal-asal kerja,” ungkap Panambunan mengingatkan.

Bupati berharap dalam satu tahun kepemimpinan, apa yang diharapkan masyarakat setidaknya bisa dipenuhi. “Kalau yang kurang-kurang mari torang lengkapi bersama. Sebab, roda pemerintahan dan pembangunan di Minut ada diatas pundak torang samua, jadi mari torang bikin bagus ini Minahasa Utara,” kuncinya. (van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *