Amurang, Fajarmanado.com – Torang Bacerita (Berantas, Cegah, Radikalisme dan Intoleransi antar Umat Beragama) menjadi program unggulan Kepolisian Resort Kabupaten Minahasa Selatan (Polres Minsel). Program ini diaplikasikan dengan menggerakkan ratusan personil Bhabinkamtibmas untuk menyambangi warga dari rumah ke rumah atau door to door system.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi, saat ditemui Fajarmanafo.com di ruang kerjanya, Sabtu (11/03) pagi tadi, menjelaskan terperinci terkait program unggulan ini.
“Ya, ini upaya pemberantasan paham radikalisme di tengah masyarakat. Harus terus digiatkan untuk mencegah terjadinya provokasi, yang berujung pada pertikaian antar umat beragama maupun terorisme,” jelasnya.
Program Torang Bacirita ini, katanya, akan terus digiatkan supaya masyarakat Minsel dan Mitra tahu apa itu program Torang Bacirita ini. Karena itu, Polres dengan ratusan personil Bhabinkamtibmas akan menyambangi rumah-rumah penduduk untuk melakukan kegiatan sosialisasi, penyuluhan serta pendataan penduduk.
“Sekali lagi, sosialisasi dan penyuluhan bersama masyarakat sangat baik. Upaya pendataan yang kami lakukan ini dalam rangka proses identifikasi untuk kepentingan kepolisian,” katanya.
Juga, terkait dengan pemeliharaan kamtibmas di lingkungan desa/kelurahan ditingkat kecamatan yang ada di Minsel dan Mitra, tambahya.
Masyarakat memberi apresiasi terhadap program ‘Torang Bacerita’ Polres Minsel.
Pujian datang dari Drs Dicky Umpel yang mengatakan bahwa program Torang Bacerita, harus lebih merakyat.
‘’Jangan hanya, setelah program hadir, justru memberi kesan lain terhadap masyarakat. Oleh sebab itu, sebagai masyarakat Minsel, mari kita galakkan dan memberi support atas kelangsungan dan program nyata Polres Minsel,’ ’kata Umpel yang juga tokoh masyarakat sekaligus hamba Tuhan di Amurang.
(andries)