Ratahan, Fajarmanado.com – Untuk mengantisipasi kenaikan bahan pokok, menjadi perhatian para ibu rumah tangga di kabupaten Minahasa Tanggara (Mitra) untuk memenfaatkan lahan pekarangan yang kosong untuk ditanami.
Hal ini diungkapkan oleh Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan Mitra Selvie Umboh kepada sejumlah wartawan, bahwa saat ini kelompok wanita tani dioptimalkan. “Ini dilakukan lewat program Kawasan rumah pangan lestari yang dipacu untuk menunjang pembanguna di bidang pangan,” ujar mantan Sekertaris ESDM Mitra ini di Ratahan, Rabu (8/3/2017).
Ditambahkannya juga bahwa, dalam kawasan rumah pangan lestari tersebut di tanam tanaman bumbu dapur dan tanaman obat keluarga.
Sementara itu Kabid Komsumsi dan Keamanan pangan Denny Saridjo mengatakan, bahwa untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) ini harus bersertifikat untuk memperoleh bantuan.
“Kelompok yg bersertifikat di Dinas Pertanian bidang penyuluhan ini nantinya akan memperoleh bibit dan pupuk dan uang operasional untuk pembangunan bangunan tempat tanaman”,tambah Saritjo yang menyatakan bahwa saat ini di Kabupaten Mitra sudah berjumlah 28 kelompok KWT.
(Geri)