Fajarmanado.com, Tomohon —Perempuan Tomohon harusnya bangga jika ke depan dipimpin oleh sesama perempuan sebagai wali kota.
Apabila dipimpin wali kota perempuan, sudah tentu akan memberikan perhatian tersendiri dalam mewujudkan program kesetaraan gender, perlindungan anak serta mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan dalam usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Demikian rangkuman ungkapan sejumlah tokoh perempuan dari lintas agama/golongan dan profesi di Kota Tomohon kepada wartawan dalam sepekan terakhir.
Ladys Turang, SE, Sjerly Bororing, S.IP, MM, Hermin Rondonuwu, Cindy Rantung, SH,MH, dan Katrin Pontoan mengatakan, ada tokoh perempuan santun, cerdas dan merakyat yang layak jadi top eksekutif di Kota Tomohon.
Wanita itu, sudah terbukti dan teruji dalam melayani jemaat, umat dan gereja serta mengabdi bagi masyarakat dan daerah di Tomohon sebagai kota multi dimensi ini. Dia adalah Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP.
Dari catatan mereka, Miky Wenur pernah menjadi Guru dan Dosen, memiliki pengalaman yang panjang dan prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di kota relegi, pendidikan dan kota bunga ini sebagai Anggota DPRD Kota Tomohon.
Selain itu, juga berhasil memimpin berbagai organisasi sosial, kemasyarakatan, keagamaan dan olahraga.
Sjerly Bororing yang juga Ketua Komisi WKI GMIM Jemaat Getsemani Lansot Wilayah Tomohon Tiga dan Hermin Rondonuwu Ketua Komisi WKI GMIM Jemaat Wilken Paslaten Satu Wilayah Tomohon Lima mengatakan, di kalangan ibu-ibu pelayan Tuhan, banyak mengenal sosok Miky Wenur.
Isteri Anggota DPD RI/MPR RI ini berkomitmen dan totalitas dalam pelayanan mulai dari aras jemaat sampai Sinode GMIM.
Selama 17 tahun, selang 2005-2022 mengabdi sebagai Ketua Komisi Wanita/Kaum Ibu GMIM Jemaat Imanuel Walian, Ketua Komisi Wanita/Kaum Ibu GMIM Wilayah Tomohon Tiga dan Tomohon Empat.
Bahkan, karena totalitas pengabdiannya, ia pula tiga periode terpilihbmenjadi Sekretaris Komisi Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM.
Penatua Hermin Rondonuwu, Pensiunan Pegawai Organik GMIM dan Mantan Kabag Kantor Sinode GMIM menambahkan, dalam tiga periode itu, Ketua Komisi WKI Sinode GMIM boleh berganti tetapi sekretarisnya tetap Miky Wenur.
Miky Wenur mendapat kepercayaan dari Ibu-Ibu Tuhan, karena tidak lepas dari tanggungjawab dan etos kerjanya, dikenal pinter, rendah hati, suka menyapa dengan senyum khasnya, rajin turun pelayanan di jemaat dan wilayah dengan segala pengorbanan pikiran, tenaga, waktu dan materi.
Akademisi UKIT yang juga Ketua Komisi Remaja GMIM Jemaat Kakaskasen Pniel Cindy Rantung, SH, MH juga mengakui, sebagai legislator Miky Wenur dikenal kritis serta senantiasa berjuang dan berkarya untuk kepentingan masyarakat.
Sesama Legislator Tomohon Ladys Turang, SE menjelaskan ketika mendapat mandat dari cabang-cabang olahraga, Miky Wenur membuktikan prestasinya sebagai Ketua KONI Kota Tomohon. Di antaranya mengantar Kota Tomohon masuk empat besar Porprov Sulut di Minahasa dan Bitung.
Di cabang olah raga menembak, sebagai Ketua Perbakin Kota Tomohon, tangan dingin Miky juga banyak menelorkan atlet-atlet berprestasi.
Bahkan, saat dipercayakan sebagai menjadi Manajer kontingen Menembak Sulut, berhasil meraih medali pada PON Papua.
“Setahu saya, ibu Miky Wenur pernah pula menjadi Pimpinan Komite SMA Negeri Tomohon,” kata Katrin Pontaan.
Oleh karena itu, kini saatnya kaum hawa di Kota Tomohon bersatu hati dan kompak menentukan pilihan agar perhatian terhadap kesetaraan gender dan perlindungan anak semakin mendapat perhatian khusus dari pemerintah di Kota Tomohon.
Miky Wenur sendiri merupakan satu-satunya bakal Calon Wali Kota (Cawali) Tomohon pada Pilkada 2024.
[**/heru]