Reses Tahap Dua, SVR Gali Aspirasi Warga Minahasa

Reses Tahap Dua, SVR Gali Aspirasi Warga Minahasa
Drs Stevanus Vreeke Runtu
Langowan, Fajarmanado.com – Wakil Ketua Dewan Sulawesi Utara (Sulut) Drs Stevanus Vreeke Runtu kembali menggali dan menampung aspirasi warga Kabupaten Minahasa.

Mantan Bupati Minahasa dua periode ini mengawali masa reses tahap dua tahun 2017  bertemu langsung dan bertatap muka dengan warga Desa Palamba, Kecamatan Langowan Selatan, Senin (18/09/2017).

Berbagai aspirasi dan harapan masyarakat pun ditampung. “Semua ini, akan saya sampaikan kepada pemerintah. Untuk hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah provinsi, akan saya perjuangkan langsung, sedangkan yang berhubungan dengan kewenangan kabupaten (Minahasa) tentu akan saya salurkan melalui Fraksi Golkar di DPRD Minahasa,” jelas SVR, sapaan akrab mantan Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Sulut ini.

Pada kesempatan itu, sejumlah harapan dibeberkan masyarakat peserta reses, yang mencapai ratusan orang, dengan harapan segera ditindaklanjuti dalam bentuk pengalokasian anggaran.

Khusus yang berhubungan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, adalah, lanjutan pembangunan jalan Langowan tembus jalan lingkar Timur yang dirintis pemprov semasa Gubernur Alm. Drs Adolf Jouke Sondakh, yang melintasi Desa Palamba.

“Bapak sendiri sudah lihat dan rasakan langsung keberadaan jalan dari Desa Atep sampai di sini (Palamba), masih rusak berat. Jalan ini sangat strategis. Selain sebagai akses utama masyarakat memobilisasi hasil-hasil pertanian dan perkebunan menuju Kota Langowan dan sebagai jalan pintas ke jalan lingkar timur, juga merupakan jalan akses pariwisata, yakni objek wisata Toar dan Lumimuut,” papar tokoh masyarakat setempat.

Seperti diketahui, Pemprov Sulut telah mengalokasikan anggaran pelebaran dan pengaspalan ruas jalan Langowan-Palamba dalam beberapa tahun terakhir. Namun, realisasi pekerjaan proyek miliaran rupiah itu baru mencapai ujung utara Desa Atep. Ruas jalan dalam desa itu sampai ke Desa Palamba belum tersentuh.

Selain, para tokoh agama juga mengungkapkan harapan mereka agar SVR dapat memperjuangkan bantuan pembangunan fasilitas rumah-rumah ibadah dan pastori. Kondisi bangunan empat pastori maupun gereja di desa itu, kata mereka senada, sangat butuh topangan dana dari pemerintah.

“Kalau lanjutan pembangunan jalan provinsi yang melintasi desa ini, akan saya perjuangkan dilanjutkan tahun depan. Itu akan saya perjuangkan ditata dalam APBD Provinsi Sulut 2018,” ujar SVR.

. Sedangkan untuk bantuan bagi rumah-rumah ibadah, saya minta dibuatkan proposal dan dimasukkan ke pemerintah provinsi dengan tembusan kepada kami di dewan supaya kami bisa melakukan pengawalan untuk mendapatkan bantuan dana,” sambungnya.

Sesuai agenda, SVR akan melakukan kegiatan yang sama di Desa Talikuran, Kecamatan Tompaso Barat pada Selasa (20/09/2017) dan Rabu (21/09/2017), besok di Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara.

Penulis : Fiser Wakulu

Editor    : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *