Nasib Golkar Kawangkoan Raya di Tangan Trio J2S

Nasib Golkar Kawangkoan Raya di Tangan Trio J2S
Ilustrasi Lambang Partai Golkar
Kawangkoan, Fajarmanado.com – Nasib Partai Golkar di Kawangkoan raya pada pentas Pilkada Bupati 2018 dan Pemilu 2019 kini dominan berada di tangan Jackry Lomboan, ST,  Joike Sondakh, SH dan Stevie Tenda, SSos (J2S).

Pasalnya, dalam musyawarah kecamatan Partai Golkar (Muscam PG) yang digelar maraton di tiga lokasi berbeda sampai Jumat (28/10) malam, Jackry berhasil terpilih sebagai Ketua Kecamatan (PK) Kawangkoan, Joike Ketua PK PG  Kawangkoan Barat dan Stevie sebagai Ketua PK Kawangkoan Utara.

Muscam yang dihadiri oleh Ketua PG Minahasa Carey N Runtu, SSos, Wakil Ketua PG Sulawesi Utara (Sulut) Drs Viktor Rompas, MSi, Sekretaris PG Minahasa Febry FH Suoth, SSos beserta fungsionars PG Minahasa dan PG Sulut lainnya.

Berbekal kedewasaan berpolitik, muscam tiga kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Kawangkoan ini terpantau berjalan demokratis. Tak tampak perpecahan yang terjadi. Yang ada lobi-lobi yang terkesan berlangsung senyap, tidak vulgar dengan iming-iming money politics.

“Kader-kader dan simpatisan Partai Golkar memang sudah sangat dewasa dan matang berpolitik, tidak ada sikap apalagi tindakan pemaksaan. Mereka memilih figur yang benar-benar dianggap layak sesuai AD/ART PG,” komentar Viktor Rompas.

Apresiasi pun langsung berdatangan dari para kader dan simpatisan PG atas terpilihnya J2S sebagai Ketua PK PG di tiga Kecamatan Kawangkoan raya periode 2016-2021 ini.

 “Mereka memang figur-figur pemimpin masa depan Partai Golkar,” komentar Frangky ‘Bok’ Kembuan.

Jackry Lomboan dinilai sebagai kader potensial PG. Komitmen pengabdiannya di partai berlambang Pohon Beringin ini tak bisa diragukan lagi. Di masa PG terpuruk pun, pengusaha muda ini tetap menunjukkan konsistensinya bersama PG.

Begitu pun dengan Stevie Tenda. Pengusaha muda ini juga telah teruji berjuang bersama PG. Menurut Hanny Supit, figur pemilik rumah makan FU Kawangkoan ini masih sangat dibutuhkan di Kawangkoan Barat.

“Buktinya, tak ada yang berani menawarkan diri untuk menggantikannya dalam Muscam kali ini, apalagi dari Kiawa raya pasti Stevie akan kalah. Perbandingan suaranya pasti 4:6 jika Kiawa bersatu,” katanya.

Sementara ketokohan Joike Sondakh tidak diragukan di Kawangkoan Barat. Advokad anggota Peradi ini sempat membuktikan elektabilitasnya ketika maju sebagai salahsatu calon legislatif pada Pemilu 2009.

“Tanpa money politics, Kasenda mampu meraup sekitar 1600 suara, sekaligus memberikan kontribusi besar bagi PG meraup 4 kursi di Dapil IV ketika itu,” kata Max Sembel, tokoh masyarakat Kelurahan Kinali ini.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *