Clay juga mengajak semua pihak untuk kembali mengamalkan dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia terlebih dahulu bisa menyaring isu maupun informasi yang beredar di masyarakat maupun melalui media massa.
“Mari kita lebih bijaksana untuk menerima isu dan informasi yang beredar di masyarakat maupun melalui media massa. Isu dan informasi yang beredar sebaiknya kita telusri kebenarannya, karena saat ini lebih menjurus untuk merongrong kewibaan Pancasila dan UUD 1945,” imbau Clay.
Saat ini, banyak pihak-pihak yang tidak menginginkan tetap terjalinnya persatuan dan kesatuan bangsa ini dengan menghembuskan i isu-isu yang bersinggungan dengan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA).
“Secara tegas kami katakan dan peringatkan, tidak ada tempat di bumi Indonesia bagi ormas berpaham radikal. Indonesia negara damai, yang tetap menjunjung tinggi pluralisme, kami cinta damai,” tegasnya lagi.
Sementara itu, pengamat Sosial Sulut, Max Sudirno Kaghoo, saat diminta tanggapannya mengatakan, pemerintah harus mengambil sikap tegas terhadap kondisi bangsa yang berkembang saat ini.