Tondano, Fajarmanado.com – Selasa (31/10/2017) besok, 191 orang calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pilkada 2018 dijadwalkan mengikuti seleksi tertulis di Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Pemilu) Kabupaten Minahasa, Tondano.
191 orang yang bakal mengikuti seleksi tertulis tersebut adalah yang dinyatakan lulus seleksi berkas pada tahapan sebelumnya.
“Sesuai jadwal, besok akan dilakukan seleksi tertulis bagi calon Panwascam yang lolos berkas. Untuk tempat pelaksanaan tes di sekretariat Panwaslu Minahasa,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Minahasa, Donny Rumagit, Senin (30/10/2017) tadi.
Lanjutnya, seleksi tertulis ini akan mengasah kemampuan calon Panwascam terkait wawasan seputar pengawasan kepemiluan sesuai aturan-aturan yang berlaku. Sementara untuk soal-soal yang diujikan semuanya disusun oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut).
“Nanti Bawaslu juga yang akan memeriksa hasil ujian para peserta,” jelas Rumagit.
Sementara itu, Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwascam, Erwin Sumampouw menambahkan bahwa terkait perekrutan calon Panwascam ini, pihaknya tetap menggunakan prosedur yang mengacu pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku, baik kriteria maupun syarat.
“Tidak ada titipan untuk calon Panwascam, karena semua yang memenuhi kriteria, syarat dan mengikuti tahapan serta tentunya potensial, itu yang akan menjadi panitia adhock di tingkat kecamatan,” kata Sumampouw.
Sedangkan untuk tahapan selanjutnya, nama-nama yang lolos dalam ujian tertulis ini akan mengikuti seleksi wawancara dan kemudian diumumkan nama-nama calon Panwascam terpilih di 25 kecamatan.
Untuk kriteria seorang Panwascam, menurut Sumampouw semuanya harus benar-benar memahami aturan-aturan terkait pengawasan Pemilu dan juga harus paham aturan-aturan kepemiluan yang diterbitkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu.
“Memang jadi pengawas Pemilu itu tugasnya berat, harus menguasai dua regulasi sekaligus yaitu aturan Bawaslu dan aturan KPU. Makanya kami merekrut orang-orang yang betul-betul mampu menguasai aturan dan berkompeten, serta tentunya punya integritas dalam menjalankan tugas kepengawasannnya dalam Pilkada nanti,” tegas Sumampouw.
Penulis : Fiser Wakulu