Polda Sulut Terbangkan 100 Personil Amankan Freeport

Kapolda Irjen Pol. Drs. Bambang Waskito memberi pembinaan kepada 100 personil Brimob yang dikirim mendukung Operasi Amole II di Freeport Indonesia, Papua, di Halaman Mapolda, Jalan Bethesda Manado, Selasa (31/7/2018). Foto: Humas Polda Sulut.
Manado, Fajarmamado.com — Polda Sulawesi Utara (Sulut) menerbangkan 100 personil Brimob untuk memperkuat Operasi Amole II di Freeport Indonesia, Provinsi Papuan.

Sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang dipimpin Iptu Nurul Muktari dilepas melalui upacara khusus dipimpin Kapolda Irjen Pol. Drs. Bambang Waskito di Halaman Mapolda, Jalan Bethesda Manado, Selasa (32/7/2018).

Mereka akan diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air. “Dini pagi nanti mereka (pasukan) akan berangkat menggunakan pesawat Sriwijaya Air pukul 02.00 Wita, dipimpin Iptu Nurul Muktari,” kata Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Iskandar kepada wartawan usai upacara pelepasan.

Sememtarabitu, Kapolda Waskito mengingatkan kepada anggota yang berangkat untuk bangun kegembiraan bersama–sama.

“Ingat, apapun kondisinya Satuan Khusus harus selalu gembira dan tidak mengenal putus asa,” ujarnya, membakar semangat pasukan yang akan bertugas selama 4 bulan di Papua.

Kapolda Waskito juga menekankan supaya semua personil dapat memperhatikan dan menjalankan minimal enam poin, sebagai berikut;

1. Tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Cepat kenali dan petakan daerah penugasan anda untuk membantu saudara dalam pelaksanaan tugas.

3. Jangan sakiti dan kecewakan hati rakyat, dengan perbuatan yang tidak menjunjung tinggi hak asasi manusia.

4. Bertindaklah selalu secara tegas dan terukur dengan berpedoman pada norma dan hukum yang berlaku tanpa mengesampingkan kearifan lokal di daerah Papua.

5. Jalin hubungan dan kerja sama dengan semua pihak, terutama dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang ada.

6. Pupuk dan kembangkan terus kekompakan dan kebersamaan satu sama lain, juga dengan masyarakat dan aparat lain, bangun kegembiraan bersama–sama, ingat apapun kondisinya satuan khusus harus selalu gembira dan tidak mengenal putus asa.

Menurut Dansat Brimob Kombes Pol Iskandar, SIK, pasukan tersebut sudah dilatih dan ditempa sesuai dengan standar operasi.

“Kita memiliki standar operasi yang dimulai dari lat pra ops, yang terdiri dari uji kesehatan, uji jasmani, dan pelatihan fugsi teknis kemampuan,” tuturnya, yang ditemui usai upacara pelepasan pasukan, Selasa (31/8/2018),

Disamping itu, katanya, pasukan ini juga sudah dibekali dengan kemampuan mengenali daerah operasi.

“Kemarin sudah kita lakukan semuanya dan pembulatannya kemarin, kita mengemas semua pelatihan yang selama ini sudah berjalan dan menjadikan satu di Tondano,” katanya.

Semua kemampuan Brimob dilatihkan kepada pasukan yang diutus Polda Sulut itu selama 12 hari, selang tanggal 13 sampai 28 Juli 2018.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *