Kabar Gembira! KDKMP Akan Salurkan Kredit Murah

Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam acara yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/05/2026). Foto: BPMI Setpres/Ist.

FajarManado.News, Ngajuk–Kabar gembira bagi masyarakan ekonomi lemah di tanah air. Kredit murah yang hanya berbunga 8 persen pertahun segera diluncurkan pemerintah.

Bantuan kredit modal kerja usaha mikro kecil itu dipastikan akan dikuncurkan melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Karena itulah, operasional Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar akan dialihkan ke KDMP dengan membuka gerai pinjaman murah.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hal tersebut ketika meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP di Koperasi Desa Merah Putih Desa (KDMP) Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Kepala Negara menjelaskan, KDKMP tidak hanya menjual sembako murah, tetapi juga akan memfasilitasi penyaluran kredit murah bagi masyarakat.

“Apa itu, Mekar milik PNM, akan membuka gerai di KDKMP. Saya minta bunganya di turunkan. Jangan 24 persen pertahun, terlalu besar. Kalau bisa di bawah 10 persen, 8 persen,” ujar Prabowo.

“Ach…8 lagi,” sambung Presiden RI ke 8 ini, disambut tawa para menteri dan kepala lembaga negara bersama sejumlah gubernur bupati/wali kota yang hadir.

Menurut Prabowo, KDMP merupakan salahsatu program strategis pemerintah bersama program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kehadiran KDKMP di desa-desa dan kelurahan, tak hanya akan memudahkan masyarakat membeli kebutuhan sembako dengan harga terjangkau tetapi juga membeli hasil panen petani.

Tak sampai disitu, menurut Prabowo, KDKMP akan membantu memfasilitasi perjualan hasil panen yang melimpah dari desa-desa ke pasar-pasar di kota-kota.

Selama ini, katanya, banyak hasil panen petani yang tak bisa dipasarkan karena petani tak punya kendaraan. “KDMP akan dilengkapi dengan mobil angkutan (barang). Jadi hasil panen petani bisa dibawa ke pasar dengan mobil milik koperasi ini,” demikian Prabowo.

Selain KDMP, Dapur MBG juga akan menyerap produksi pertanian lokal makanya petani tidak perlu kuatir lagi kalau hasil panen kebutuhan bahan makanan pokok tidak akan terjual.

Prabowo menjelaskan, peresmian 1.061 KDKMP di Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar meresmikan bangunan fisik, melainkan menghadirkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa di Indonesia.

Menurut Zulhas, KDKMP merupakan bentuk pelaksanaan ekonomi konstitusional, di mana negara hadir untuk memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat utama pembangunan.

“Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat utama pembangunan. Itu selalu arahan Bapak Presiden kepada kami,” ujar Menko Zulhas dilansir ksp.go.id.

Tonggak Sejarah

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi secara fisik lengkap dalam waktu yang relatif singkat.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo mengaku bangga dengan kecepatan pembangunan gerai lengkap dengan gudang KDKMP, yang berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep awal dirancang.

Bahkan, pembangunan fisiknya, lanjut presiden, praktis baru dimulai sekitar November 2025.

“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan oleh Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo.

Untuk itu, Prabowo memuji semua kementerian terkait, termasuk  TNI dan Polri yang bersama-sama mewujudkan program strategis Prabowo-Gibran ini.

Ia berharap pada bulan Agustus 2026 nanti jumlah KDKMP yang resmi beroperasi mencapai 30 ribu. “Ya, minimal 20 ribu,” katanya.

[heru]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *