AKBP Rositah Bekali Personil Polres Malteng BKO Polres SBT

Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi memberikan pembekalan kepada personil BKO pengamanan TPS Pilkada 2020 ke Polres Seram Bagian Timur, Kamis (26/11/2020)

Masohi, Fajarmanado.com – Kapolres Maluku Tengah (Malteng), AKBP Rositah Umasugi memberikan pembekalan kepada personil dalam rangka kesiapan pengamanan TPS di Polres Seram Bagian Timur (SBT) dan Operasi Mantap Praja Siwalima 2020, Kamis (26/11/2020).

AKBP Rositah menegaskan, sesuai penyampaian dan penekanan dari Kapolri Jenderal Idham Azis saat kegiatan apel Kasatwil Tahun 2020 tentang netralitas anggota Polri pada pelaksanaan Pilkada Desember mendatang, maka jajaran Polri harus mengedepankan dan menjunjung tinggi netralitas.

Ia mengingatkan, semua anggota Polri, termasuk di jajaran Polres Malteng harus mengetahui mekanisme atau proses pemungutan dan perhitungan suara pada Pilkada serentak 2020.

“Dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada di masa Pandemi Covid 19, kita semua harus mengetahui mekanisme, aturan dan tata cara pelaksanaan pengamanan di TPS. Tetap jalin koordinasi dalam setiap kegiatan,” kata Kapolres Rositah usai  memberikan pembekalan, kepada wartawan.

Orang nomor satu di Polres Malteng ini mengingatkan, anggota untuk tidak boleh dan atau dilarang terlibat dalam politik praktis, namun harus mengetahui tentang Politik.

“Ada 15 hal baru di TPS pada Pilkada serentak 2020, di mana jumlah pemilih maksimal 500 pemilih per-TPS. Juga ada pengaturan jam kehadiran pemilih ke TPS. Pengaturan jaga jarak bagi pemilih saat antri di luar maupun dalam TPS. Dilarang bersalaman. Disediakan tempat cuci tangan portable di TPS. Petugas KPPS Menggunakan masker selama bertugas. Petugas KPPS menggunakan sarung tangan selama bertugas. Petugas KPPS menggunakan face Shield selama bertugas,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Rositah, setiap pemilih diharuskan membawa alat tulis sendiri dari rumah, dan di setiap TPS disediakan tisue kering untuk pemilih.

“Petugas KPPS yang bertugas harus menjalani Rapid Tes. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS akan dicek Suhu tubuhnya. Lingkungan TPS disinfeksi sebelum dan sesudah pemungutan dan perhitungan suara. Setiap pemilih yang sudah melaksanakan pencoblosan tidak lagi mencelupkan jarinya ke tinta namun tintanya akan diteteskan oleh petugas, selanjutnya, jika ada pemilih yang bersuhu tubuh tinggi maka dipersilahkan untuk mencoblos di bilik suara khusus namun masih dilingkungan TPS tersebut, “papar perwira dengan dua melati dipundaknya itu lagi.

Kapolres Rositah menambahkan, personil juga harus memahami tahapan dan kerawanannya, maupun pahami potensi gangguan Kamtibmas di tiap-tiap TPS.

“Apabila ada kendala dan hambatan dalam pelaksanaan tugas pengamanan agar dikoordinasikan dan dilaporkan kepada pimpinan,” pintanya.

“Semoga pelaksanaan tugas pengamanan TPS di Kabupaten Seram Bagian Timur dapat berjalan dengan aman, baik dan lancar serta personil Polres Maluku Tengah, dapat kembali dalam keadaan baik, sehat dan lengkap,” sambungnya.

Sementara itu, Wakapolres Kompol Leo Siwabessy mengingatkan personil untuk tetap melaksanakan tugas negara dengan penuh rasa tanggungjawab sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai ada pelanggaran dalam pelaksanaan tugas, jaga penampilan dalam berpakaian. Harus tetap menjaga nama baik Polres Maluku Tengah. Semoga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kabag Operasi Polres Malteng, AKP Syarifuddin meminta personil untuk tetap bangun koordinasi dan jaga kekompakan.

“Tanggal 3 Desember akan dilaksanakan Serpas pasukan pengamanan ke Kabupaten Seram Bagian Timur. Apabila ada kendala atau hambatan segera dilaporkan kepada pimpinan. Dan yang paling penting jaga penampilan dan performa personil, ” ujar mantan Kasat Sabhara Polresta Ambon itu.

Penulis: Kate Mailoa