Manado, Fajarmanado.com – Kesemerawutan lalulintas jalan dan parkir kenderaan di kota Manado kembali dikeluhkan warga. Kemacetan dan bertambahnya lokasi parkir di tempat yang ada tanda larangan parkir, bahkan di trotoar pejalan kaki mejadi keluhan utama warga kota Manado.
Ditemui Fajarmanado.com, Marcel Olii (43), salah seorang pengendara roda empat yang sedang terjebak macet di pertigaan Jl. Balaikota tepat di samping RM. Bakar Rica, Sabtu (18/03) malam, mengeluhkan kondisi parkir kenderaan menjadi penyebab kemacetan.
“Parkir di rumah makan ini harus di tertibkan. Kenderaan yang mau parkir ataupun yang mau keluar menghambat kenderaan yang mau lewat. Disini ada tanda larangan parkir, tapi disini kenderaan bisa parkir bebas, naik di trotoar lagi, petugasnya mana pak, tidur? Wartawan harus tulis itu,” tegas Marcel sambil membunyikan klakson mobilnya.
Seorang pengendara lain yang berada di belakangnya, Jemmy Lintjewas (38), juga mengeluhkan kondisi macet yang hampir setiap hari terjadi di lokasi itu.
“Sebelum ada rumah makan yang di kanan dan kiri, di jalan ini lancar-lancar saja. Ini jadinya macet. Parkirnya yang buat macet pak. Sudah ada tanda larangan parkir, tapi bisa parkir bebas. Percuma ada tanda larangan kalau tidak ada petugasnya. Percuma juga ada petugasnya, kalau tanpa tindakan, sepertinya ada terima upeti,” ketus Jemmy yang mengaku harus membutuhkan waktu 75 menit lebih untuk tiba di rumahnya di bilangan Kairagi, dari biasanya yang tak lebih 30 menit dari kantornya di bilangan Jl. 17 Agustus ke Kairagi.