Amurang, Fajarmanado.com – Pemkab Minsel menjamin stok bahan bakar Elpiji 3 kilogram menjelang sampai pasca perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 tetap akan tersedia.
“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Pertamina, stok akan tetap tersedia dan aman-aman saja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Minsel, Adrian Sumuweng, SP, MSi.
Sumuweng menghimbau warga yang tersebar pada 177 desa dan kelurahan se-Minsel untuk tidak ragu, apalagi panik dengan kemungkinan menghilangnya stok elpigi 3 kilogram (kg) di pasaran.
“Jadi warga dimintakan tidak perlu panik. Kalau kita panik, bisa terjadi rush yang malah kontra produktif dan harga bisa naik,” ujarnya kepada Fajarmanado.com di Amurang, belum lama ini.
Sumuweng mengakui jika sempat terjadi kekosongan stok Elpiji 3 Kg di pasaran Minsel beberapa waktu lalu.
Untuk itulah, kata dia, pihaknya telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan PT Pertamina.
“Pertamina sudah menjamin akan menambah pasokan ke pangkalan-pangkalan siaga apabila terjadi kelangkaan agar akan merugikan oknum-oknum yang mencoba berspekulasi menumpuk stok,” ujarnya.
Selain intens berkoordinasi dengan pihak Pertamina, jika terjadi kelangkaan stok di pasaran, Pemkab pun akan melakukan operasi pasar. “Untuk itulah kami terus menurunkan tim pemantau di lapangan,” kata mantan Camat Sinonsayang ini.
Selain ketersediaan stok elpiji 3 Kg, kata Sumuweng, pihaknya juga rutin memantau stok BBM di SPBU-SPBU yang ada di wilayahnya.
Dari pantauan, kekurangan stok premium kerap terjadi SPBU di SPBU Kapitu, SPBU Amurang dan SPBU Tumpaan.
“Tapi pasokan tetap ada walaupun sering terjadi antrian panjang kendaraan yang membutuhkan premiun. Namun prinsipnya, masih bisa dikategorikan aman semua, apalagu untuk Solar dan Pertalite,” tuturnya.
Pertamina pun telah memberikan jaminan bahwa ketersediaan semua jenis BBM di SPBU-SPBU Minsel akan tetap terjaga menjelang sampai pasca Natal dan Tahun Baru 2017.
(andries)