DPP APDESI

YLM-DRK Ajak Pendukung Tetap Kampanye Riang Gembira, Jangan Ladeni Black Campaign

FajarManado.com, Tondano–Sebulan jelang pemunggutan suara Pilkada Serentak 2024, black campaign semakin kencang berselancar di dunia maya maupun di dunia nyata.

Kampanye hitam dengan menggoreng isu-isu negatif nyaris membidik semua pasangan calon.

Youla Lariwa Mantik, SH, MH dan Denni Rudi Kalangi (YLM–DRK), pasangan calon yang diusung Partai Golkar, Demokrat dan Perindo menanggapi fenomena ini dengan senyum.

“Ya, beginilah biasanya yang terjadi dalam setiap menghadapi pesta demokrasi. Tak perlu ditanggapi berlebihan,” komentar Youla, sapaan akrab YML kepada wartawan, Sabtu (26/10/2024) malam.

Dihubungi melalui jaringan telepon, Youla yang kini berada di luar daerah mengingatkan para pendukung, termasuk komunitas Relawan Minahasa Keter untuk tidak terpancing membalas jika ada isu negatif yang menyerang mereka.

“Santai saja. Itu pertanda Youla dan Denni telah sangat diperhitungkan. Ibarat pohon, semakin tinggi maka akan semakin kencang dihembus angin,” ujarnya.

Marijo torang tetap berkampanye dengan riang gembira,” sambung kandidat doktor hukum Unsrat Manado itu.

Namun wewene keter, yang berprofesi sebagai lawyer itu mengakui bahwa sebagai manusia biasa tentu dirinya punya batas kesabaran.

“Itu pasti. Apabila sudah ada indikasi fitnah, torang lawan. Kan, torang ini berada di negara hukum,” tandas Youla, isteri dari Noviyandi Rozak, SE, pengusaha nasional spesialis batu bara dan sawit ini.

Sementara itu, Denni, panggilan akrab DRK, juga mengungkapkan sikap yang sama.

“Saya minta pendukung dan simpatisan YLM–DRK untuk tidak membalas black campaign. Kalu torang balas, berarti torang so sama deng dorang,” ujarnya saat dihubungi terpisah.

Wakil Ketua DPRD Minahasa 2019–2024 itu menyarankan agar pendukung YLM–DRK fokus saja bergerak terus mensosialisasikan pasangan nomor urut 2 Pilkada Minahasa 2024.

“Fokus saja melakukan sosialisasi, termasuk visi misi YLM–DRK kepada masyarakat. Kalau pun ada yang mengfitnah saya dan Ibu Youla, itu nanti jadi urusan kami berdua bersama tim hukum yang ada,” papar putra Langowan itu.

Sementara itu, dukungan terhadap YLM–DRK, pasangan nomor urut 2 Pilkada Minahasa ini terus mengalir dalam sebulan terakhir.

Mengusung tagline Minahasa Keter, pasangan perpaduan Toulour dan Tountemboan ini dinilai mencalonkan diri untuk membangun daerah dan mensejahterahkan masyarakat Minahasa secara berkeadilan.

YLM–DRK tak semata mengejar kekuasaan sehingga menjadi satu-satunya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa 2025–2030 yang menyatakan kesiapan mendukung Minahasa dimekarkan kembali.

“Minahasa ini masih luas. Untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, perlu dimekarkan lagi,” kata Youla.

“Untuk itu, saya dan Pak Denni mendukung penuh pembentukkan DOB Kota Langowan, Kabupaten Minahasa Tengah dan Minahasa Barat,” sambung perempuan yang menghabiskan masa kecil dan sekolah di Tondano itu.

[**/nly]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *