Jakarta, Fajarmanado.com – Sekretaris PGRI Sulawesi Utara (Sulut) Drs Donald Wagey makan siang bersama Presiden Joko Widodo dalam jamuan makan bersama presiden dengan para pengurus besar dan Ketua pengurus PGRI Provinsi se Indonesia di Istana Negara.
Wagey hadir menggantikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulut, Drs Jantje Wowiling Sajow,MSi (JWS), yang juga Bupati Minahasa ini pada waktu bersamaan masih berada di Jepang.
Bupati JWS melakukan lawatan ke negeri mata hari terbit berdasarkan surat izin Mendagri nomor 09/8054/OTDA, tertangal 18 Oktober 2016. JWS bertolak bersama 22 mahasiswa Unsrat.
Dalam jamuan makan tersebut, Drs Donald Wagey kesehariannya menjabat Kepala Dinas salah satu SKPD di Minahasa ini mengunakan kemeja batik PGRI bersama Plt Ketua Umum PGRI Unifa Rosyidi bersama jajaran pengurusnya besama para Ketua PGRI se Indonesia.
Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Minahasa Muhafir Effendy mengungkapkan rasa kagennya pada PGRI, sehingga beliau mengundang PGRI untuk makan siang bersama di Istana Negara.
Dikatakan Presiden, sejak menjabat Walikota Solo, beliau rutin bertemu dengan anggota dan pengurus PGRI, setidaknya 2 hingga 3 kali setahun, namun Presiden mengakui baru sempat menemui PGRI karena sejumlah kesibukan kenegaraan.
“Tidak ada prasangka apa-apa dari saya kepada PGRI dan saya harapkan jangan ada prasangka juga kepada saya “, kata Presiden Jokowi sembari mengatakan siang ini saya tidak bicara banyak, karena hanya ingin mengundang makan siang.
Sementara Sekretaris PGRI Sulut Drs Donald Wagey mengatakan bahwa sesuai pernyataan Plt Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifa Rosyidi, PGRI tetap mendukuknh program-program pemerintah dan menegaskan agar Presiden tidak meragukan PGRI.
(den)