BANDUNG, Fajarmanado.com — Paralimpian Renang asal Sumatera Selatan, M. Bejita, berhasil torehkan prestasi gemilang. Bejita berhasil pecahkan dua rekor ASEAN Para Games.
Dua rekor ASEAN Para Games yang dipecahkan oleh atlet kelahiran Palembang, 7 Oktober 2000 ini ialah untuk nomor 100 meter gaya punggung S14 putra, atas nama atlet Singapura, Tan Eng Kiong (dari 01.12 detik menjadi 01.08 detik).[irp]
Kemudian rekor ASEAN Para Games untuk nomor 50 meter gaya punggung S14 putra atas nama atlet Singapura, Han Hiang C (dari 00.35 detik menjadi 00.31 detik).
“Senang, alhamdulilah. Ini (dua medali emas) untuk ibu dan bapak saya,” kata M Bejita sambil tersenyum, usai menerima medali emas kedua Peparnas XV di arena kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu.
Ia mengatakan selama dua bulan terakhir dirinya terus berlatih renang sebanyak dua kali dalam seharinya untuk ikut serta dalam cabang olahraga renang Peparnas XV.[irp posts=”7343″ name=”Klasemen Perolehan Medali Peparnas XV 2016 Jabar”]
Sejalan dengan pernyataan Bejita, Heppy Yullis (Ibunda Bejita) mengaku sedih dengan perjuangan anaknya untuk bisa bertanding mewakili Sumatera Selatan di Peparnas XV. “Dua bulan terakhir itu latihannya ditambah. Kadang dia suka kram kakinya kalau latihan, tapi semangat Bejita sangat besar kalau sudah masuk kolam renang,” katanya.
Sebelum pertandingan anaknya, Heppy mengaku tak bisa tidur. “Tadi malam itu saya deg-deg an, enggak bisa tidur mas. Soalnya saingannya berat-berat. Ada atlet yang ikut pelatnas juga,” kata ibunda M Begita, yakni Hepy Yulis, di arena kolam renang UPI Bandung, Rabu (19/10).[irp]
Sambil memegang tangan sang anak pertamanya, Heppy mengaku bangga dan terharu atas perjuangan anaknya di Peparnas XV/2016 Jawa Barat. Atlet Sumatera Utara itu meraih 2 medali emas pada Peparnas kali ini. “Bejita itu anaknya nurut banget mas, enggak pernah bandel, shalatnya rajin juga. Pokoknya saya bangga punya Bejita,” kata Heppy.