Ratahan,Fajarmanado.com — Memasuki Musim Penghujan di awal tahun 2020 ini pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara melalui Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Minahasa Tenggara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara menghimbau untuk masyarakat yang ada di seluruh Minahasa Tenggara untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama dengan potensi bencana alam khususnya genangan air, banjir dan Tanah Longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mitra Welly Mononimbar melalui sekretaris Jolli Tumiwa,SH menghimbau untuk masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan ini.
” Masyarakat juga diharapkan agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan tersumbatnya saluran air apabila hujan tiba,” kata Tumiwa.
Lebih lanjut Tumiwa mengatakan Selain itu ancaman bencana selama musim penghujan ini salah satunya juga angin kencang, dalam menghadapi angin kencang diharapkan masyarakat agar aliran listrik di rumah sebaiknya dimatikan untuk sementara dan masyarakat jangan berada di pohon besar yang berpotensi roboh, tetap di dalam rumah sambil memantau keadaan cuaca serta masyarakat diminta untuk untuk memangkas pohon yang sudah terlalu lebat dan berdekatan dengan rumah penduduk.
” Adapun tanda – tanda akan adanya angin kencang seperti diawali dengan hujan lebat yang turun tiba – tiba disertai dengan Guntur dan petir,”Ujar Tumiwa.
Tumiwa juga berharap kepada semua masyarakat yang bermukim disekitar aliran sungai untuk tetap waspada dengan cuaca yang sangat extreme.
“Jauhilah aliran sungai apabila terjadi hujan deras,bisa berakibat fatal apabila tidak mengindahkan himbauan ini,” harap Tumiwa.
Penulis : Didi Gara