Airmadidi,Fajarmanado.com – Wakil ketua komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, yang juga selaku ketua tim, Syamsul Bachri mengaku kecewa berkunjung ke Minahasa Utara karena bupati tidak berada di tempat. Alasannya, pemberitahuan kunjungan komisi IX DPR-RI dalam rangka reses, sudah disampaikan sebelumnya, namun saat mereka berkunjung bupati berada di luar daerah.
Syamsul Bachri mengatakan, kunjungan komisi IX DPR-RI ke Minahasa Utara dalam rangka reses masa sidang pertama tahun 2017-2018, merupakan agenda yang sangat penting. Namun sangat disesalkan pertemuan dengan bupati batal dilaksanakan karena bupati sedang berada diluar daerah, padahal menurutnya banyak kepala daerah yang mengantri meminta komisi IX untuk turun ke daerahnya.
“Tentu kami sangat sesalkan pertemuan dengan bupati yang telah dijadwalkan tidak terlaksana hanya karena bupati sedang tidak berada ditempat. Ini menunjukan pemerintah daerah tidak siap menerima kami sehingga pertemuan tidak perlu dilaksanakan.”kata Bachri, Kamis (26/10).
Ia menjelaskan, kabupaten Minahasa Utara sengaja dipilih untuk dikunjungi komisi IX dalam rangka mengkonfirmasi pelaksanaan pembangunan yang dibiayai APBN, yang ada kaitannya dengan mitra komisi IX khusunya dibidang kesehatan. Hal yang akan dikonfirmasikan kepada bupati untuk menyingkronkan pernyataan menteri kesehatan kepada komisi IX apakah sesuai dengan fakta dilapangan.
“Tujuan kunjungan kami ke Minahasa Utara untuk mengkonfirmas apakah ada kendala dengam DAK kesehatan, soal pengawasan obat, pelayanan BPJS baik kesehatan maupun tenaga kerja, pelayanan rumah sakit dan soal pelayanan keluarga berencana. Semua ini kami akan cek apakah yang disampaikan menteri maupun kepala badan sesuai dengan kondisi dilapangan.”terangnya.
Luapan kekecewaan ini disampaikan langsung oleh Syamsul Bachri saat pertemuan yang digelar di kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) yang dihadiri oleh pejabat pemerintah provinsi Sulawesi Utara, Direksi BPJS Ketenagakerjaan, Balai Besar POM, BKKBN, Dinas Kesehatan dan RSUD Maria Walanda Maramis serta staf sekretariat DPR RI.
Usai menggelar pertemuan singkat tersebut rombongan langsung menuju ke RSUD Walanda Maramis. Dalam kunjungan tersebut, Komisi IX melihat langsung kondisi RSUD Maria Walanda Maramis yang masih banyak membutuhkan peralatan medis, maupun sarana infrastruktur kesehatan lainnya.
Penulis : Joel Polutu