Wartawan dan Humpro Tomohon Berbaur Bersihkan Danau Sineleyan

Wartawan dan Humpro Tomohon Berbaur Bersihkan Danau Sineleyan
Ketua JIT Ardy Kalumata tengah membuka karung yang siap menampung tumbuhan liar yang diangkat dari permukaan Danau Sineleyan Tomohon, Jumat (05/05/2017), siang tadi. Foto: Prokla Mambo
Tomohon, Fajarmanado.com – Wartawan yang tergabung dalam wadah Jurnalis Independen Tomohon (JIT) berbaur bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian Humas dan Protokol Kota Tomohon membersihkan Danau Sineleyan.

Dipimpin Ketua JIT Ardy Kalumata dan Kabag Humpro Christo Kalumata SSTP, mereka yang berjumlah puluhan personil membersihkan tumbuhan menjalar mirip eceng gondok, yang sebelumnya nyaris menutupi permukaan air danau salahsatu dari Seven Wonders of Tomohon, ikon andalan pariwisata kota multy dimensi ini.

Berkat peranserta bersama JIT dan Bagian Humpro, keberadaan tumbuhanliar yang lebih dikenal dengan sebutan Kapu Kapu itu, kini nyaris tersingkirkan semuanya di permukaan danau yang berada di di Kelurahan Talete satu Tomohon Tengah, samping Rumah Makan Terapung Sineleyan Tomohon, siang tadi.

Ketua JIT Ardy Kalumata mengatakan, kerja bakti ini merupakan suatu bentuk kepedulian wartawan terhadap kondisi alam dan pariwisata di wilayah yang juga berjuluk Kota Sejuk ini.

“Kami bukan hanya sekedar mengkritik tapi juga peduli, dan kepedulian itu kami tunjukkan lewat turun langsung membersihkan tanaman menjalar, atau biasa disebut kapu-kapu di Danau Sineleyan ini,” ujar Kalumata di sela-sela kerja bakti.

Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak telah mengistruksikan pengangkatan tumbuhan Kapu Kapu di Danau Sineleyan. Mulai Selasa (02/05/2017), kata Kabag Humpro Christo Kalumata SSTP, Pemerintah Kota (Pemkot) telah menjadwalkan semua perangkat daerah (PD), termasuk ASN kecamatan dan kelurahan serta Linmas secara bergilir melakukan kerja bakti membersihkan Kapu Kapu di Danau Sineleyan.

“Ini dilakukan sebagai bagian dari program Pemkot Tomohon mempersiapkan, menata dan mempercantik semua destinasi wisata dalam rangka Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2017 ini,” jelas jebolan STPDN/IPDN Jatinangor, Sumedang, Bandung, Jawa Barat ini.

Seperti diberitakan, kegiatan pembersihan dan penataan danau yang berada di kawasan pusat Kota Tomohon tersebut telah dimulai sejak Selasa lalu. “Sesuai rencana sampai hari ini, tapi melihat kenyataan masih butuh tambahan hari karena masih tersisa sedikit lagi yang perlu diangkat,” katanya.

(prokla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *