Amurang, Fajarmanado.com – Senin (20/2/2017) disaat pejabat eselon II dan III serta ASN dilingkup Pemkab Minsel bersama sejumlah anggota DPRD Minsel mengikuti acara syukuran 1 tahun kepemimpinan bupati Christiany E Paruntu dan wakil bupati Franky D Wongkar dibuat heboh. Pasalnya, secretariat DPRD Minsel, siang tadi didatangi sejumlah anggota Polres Minsel.
Roby Sangkoy, anggota DPRD Minsel menjelaskan, saat tiba di Kantor DPRD Minsel tenang-tenang saja. Hanya saja, pas ngopi bersama sejumlah personil di Komisi III, datang sejumlah anggota Polres Minsel. ‘’Ternyata, kedatangan anggota Polres Minsel ingin mencari salah satu anggota DPRD Minsel. Memang, beberapa hari lalu terjadi insiden kecil di Komisi III. Jadi mungkin, bukannya saya mau ikut campur dengan masalah diatas. Tetapi, sebaiknya silahkan konfirmasi ke Polres Minsel saja. Berawal, sejumlah kelompok mendatangi kantor DPRD Minsel dan mencari salah satu personil Komisi III,’’ujar Sangkoy.
Handrie Sunkudon juga menjelaskan, kaget memang saat lewat DPRD Minsel di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat ramai. ‘’Ternyata, sejumlah kelompok orang dan anggota Polres Minsel yang datang mencari salah satu personil Komisi III DPRD Minsel. Yang saya ketahui, kasus antara Ketua DPC PDIP Stefanus Lumowa, SE yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Minsel dengan anggota Komisi III yang juga kader PDIP serta anggota DPRD Minsel, Jerry Pangkey sementara berproses di Polres Minsel,’’katanya.
Sekretaris DPRD Minsel Lucky US Tampi, SH membenarkan kejadian diatas. ‘’Namun, kata Tampi bahwa saat sejumlah oknum kelompok bersama anggota Polres Minsel tiba di DPRD Minsel, dirinya tak berada di secretariat. Karena, pas hari ini adalah syukuran 1 tahun kepemimpinan CEP-FDW yang dilaksanakan di Gedung Waleta Kantor Bupati Minsel. Oleh sebab itu, staf dan ASN lainnya hanya menyampaikan melalui telepon,’’jelas Tampi.
Menurutnya, soal kasus antara Ketua DPC PDIP Minsel Stefanus Lumowa dengan anggota DPRD Minsel Jerry Pangkey sementara berproses di Polres Minsel. Hanya saja, karena kejadiannya di salah satu ruangan DPRD Minsel. ‘’Tapi, baginya karena kasus ini sedang berproses. Maka, prinsipnya kita tunggu saja hasilnya,’’tegas Tampi.
Dari pantauan Fajarmanado.com siang menjelang sore, kantor DPRD Minsel ramai. Bahkan, sampai-sampai warga yang lewat dengan kendaraan berhenti dan menyaksikan apa yang terjadi di DPRD Minsel. Termasuk, warga Desa Teep dan Teep Trans Kecamatan Amurang Barat ikut-ikutan menonton peristiwa yang terjadi di gedung rakyat ini.
(andries)