SD GMIM Bitung Jadi Duta Sulut Ikut Lomba Adiwiyata Nasional

SD GMIM Bitung Jadi Duta Sulut Ikut Lomba Adiwiyata Nasional
Kepala SD GMIM Bitung Amurang Alfrits Watupongoh, S.Pd menunjukkan piagam juara satu lomba Adiwiyata tingkat Provinsi Sulut 2016. Foto: Andries Pattyranie.
Amurang, Fajarmanado.com – Sekolah dasar (SD) GMIM Bitung Amurang kini tengah berbenah menjadi duta ribuan sekolah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengikuti lomba Adiwiyata kategori SD tingkat Nasional 2017.

“Ini sudah disampaikan kepada kami setelah menerima piagam juara satu lomba yang sama tingkat Provinsi Sulawesi Utara pekan lalu,” kata Kepala SD GMIM Bitung Amurang Alfrits Watupongoh, S.Pd kepada Fajarmanado.com, Sabtu (26/11) di ruang kerjanya.

Watupongoh menerima penghargaan juara satu lomba Adiwiyata tingkat provinsi dari Wakil Gubernur Drs Steven Kandow  di Manado, disaksikan Kadis Pendidikan Sulut Gammy Kawatu, Walikota Manado, Dr GS Vecky Lumentut dan sejumlah pejabat Pemprov Sulut.

Menurut Watupongoh, penghargaan ini tidak mudah diperoleh, karena harus mengikuti penilaian berjenjang mulai di tingkat kabupaten. Berhasil tampil sebagai juara dan menerima penghargaan di tingkat Kabupaten Minsel, baru mendapat tiket ikut lomba yang sama di tingkat provinsi.

“Piagam-piagam penghargaan ini berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, termasuk peranserta aktif Komite Sekolah dan orang tua murid uang membantu menata taman dan halaman sekolah,” ujarnya.

Pria berkacamata minus ini, sebelum ditetapkan sebagai juara satu tingkat Provinsi Sulut, sekolah yang dipimpinnya terpilih masuk lima besar bersama, tara lain,  SD GMIM Pondang, SDN 3 Amurang dan SDN 5 Amurang.

‘’Namun, setelah penilaian akhir,  SD GMIM Bitung menjadi juara 1 dari ke-empat SD lainnya,” ujarnya bersemangat, sambil menunjukkan piagam juara satu lomba Adiwiyata Tingkat Kabupaten Minsel dan Tingkat Provinsi Sulut.

Watupongoh mengakui bahwa untuk menjadi terbaik penataan taman dan kebersihan sekolah tingkat nasional bukanlah tugas atau pekerjaan yang mudah. Kesadaran para siswa dengan dukungan penuh orang tua sangat dibutuhkan.

“Kalau ada kerjasama yang baik dari semua stakeholder, didukung kerja keras, saya kira bisa memperoleh juara tingkat nasional,” katanya optimis.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *