Amurang, Fajarmanado.com – Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE menginstruksikan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minsel, termasuk dengan para guru dan staf sekolah wajib menguasai informasi dan teknologi (IT).
Penguasaan IT ini sangat perlu agar ASN Minsel tidak ketinggalan perkembangan berbagai informasi baik di dalam negeri mapun dunia.
“Oleh sebab itu, mulai Januari 2017 ini kita dituntut untuk belajar dan belajar soal IT. Tidak ada alasan lain selain kita belajar untuk menguasai IT,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Minsel, DR Fietbert Raco, MSi.
Ia mengatakan, pendidikan menjadi perhatian serius manakala dia dipercayakan bupati memimpin Disdikpora.
“Jadi, sebagaimana keinginan ibu bupati, maka tak hanya ASN tetapi juga guru dan jajarannya juga harus belajar dan menguasai IT. Sekarang kan zaman modern, juga bisa dikatakan era transparan. Maka dari itu, kita dituntut untuk belajar dan belajar supaya kita tidak ditertawakan oleh daerah lain,’’ ujar Raco di Amurang, Selasa (17/1).
Menurut Raco, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, jajaran Disdikpora harus harus focus pada tiga hal. Yaitu, eksesbility, quality dan akuntability.
Ke tiga hal ini, lanjut dia, menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Guru harus terus belajar untuk meningkatkan qualityn atau kwalitas diri. “Paradigma mengajar guru sekarang sudah mulai berubah dari konvensional menuju guru modern. Atau guru yang terus belajar untuk memperbaharui pengetahuan serta cara mengajar dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan masa kini,’’ jelasnya.
Mantan Kepala Bidang Dikdas ini mengatakan, jika guru berkwalitas dan modern, maka bisa menghasilkan anak didik yang berkualitas juga.
“Jadi, ke depan setiap guru dan staf wajib memiliki satu laptop dan kemudian menguasai IT,” katanya.
Ia kemudian mengingatkan, apabila sudah memiliki komputer atau laptop harus digunakan untuk meningkatkan kwalitas diri bukan hanya dipakai untuk hal-hal lain, yang pecuma, seperti bermain game.
“Olehnya, saya tekankan bahwa guru dituntun untuk menguasai IT,’’ tegasnya sambil mencontohkan kepedulian Kabid Perencanaan Calvin Mamoto, SPd MSi yang juga menguasai IT tersebut.
Namun Raco memaklumi jika yang menjadi tantangan adalah masih banyak desa yang belum dijangkau jaringan provider.
“Tapi kita harus tetap berusaha menguasai IT. Kita harus berusaha agar dunia pendidikan Minsel bertambah modern dan bermanfaat bagi banyak orang,” paparnya.
Menurutnya, guru berbasis IT akan diperuntukan bagi guru berusia 45 tahun ke bawah, karena mereka yang berusia di atas 45 tahun tidak lagi begitu familiar untuk menguasai teknologi.
“Tapi kalau kita tetap berusaha belajar dan belajar, pasti akan mendapat hasil maksimal,” papar Raco.
(andries)