Manado, Fajarmanado.com – Kolam renang Sario Manado kembali menelan korban. Siang tadi, sekitar pukul 11.00 Wita, sesosok mayat ditemukan mengambang di kolam renang. Diketahui korban bernama Idil Akbar (23), warga Makassar.
Dari informasi yang berhasil dirangkum Fajarmanado.com, Joice Wawangkey adalah orang yang pertama kali menemukan korban.
Korban dalam posisi telungkup dan mengapung di kolam renang. Selanjutnya Wawangkey meminta tolong kepada beberapa buruh bangunan yang kebetulan sedang berada ditempat kejadian.
Dari keterang rekan sekerja korban yang datang ke lokasi, Risky Bidol, korban bekerja di perusahaan instalasi jaringan kerjasama JTE dan Telkomsel yang beralamat di Jalan Bethesda. Korban tinggal bersama denan rekan sekerjanya yang lain di mess Winangun.
Menurut Risky, mereka baru saja kembali dari Tahuna-Sangihe Kamis (10/11) kemarin. Di Sangihe mereka baru menyelesaikan pengerjaan proyek.
Setibanya di mess, korban berpamitan ke Risky akan mengunjungi saudaranya di Paniki. Hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di kolam renang Sario, Jumat pagi, tidak ada kontak dari korban ke Risky.
Teman korban lainnya, Deniksan, Kamis (10/11) malam, mereka terlibat pesta miras di rumah kos di Kelurahan Sario, Lingkungan 4, dekat Kantor DPRD Sulut.
Sekitar pukul 23.30 WITA, korban meninggalkan tempat kos dalam keadaan mabuk diantarkan Deniksan ke arah Jalan Ahmad Yani Sario.
Kapolsek Sario, AKP Thommy Aruan diwawancarai ke Fajarmanado.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.
“Korban sudah di bawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi agar diketahui penyebab pasti dari kematian korban,” jelas Aruan.
Dari informasi yang berhasil dirangkum Fajarmanado.com, sejak kolam renang Sario di operasikan, telah memakan korban 99 korban nyawa yang tenggelam.
(Fred)