Banda Aceh, Fajarmanado.com – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka acara City Sanitation Summit (CSS) XVI di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Kamis (24/11) besok.
Acara yang akan berlangsung sampai 25 November 2016 ini bakal dihadiri oleh seluruh kepala daerah se Indonesia yang berhimpun dalam wadah Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).
Wakil Bupati Minahasa Ivan SJ Sarundajang, SH (Ivansa) telah berada di Banda Aceh mewakili Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow, MSi dan dijamu dalam acara Welcome Dinner di Pelataran DPR Kota Banda Aceh.
“Sampai saat ini sudah 70 kepala daerah yang hadir,” kata Ketua Panitia, Asisten II Sekot Banda Aceh Bachtiar kepada Fajarmanado.com sebelum makan malam bersama malam tadi.
Sementara itu, Plt. Walikota Banda Aceh, Ir. Hasanudin Ishaq, M.Si yakin kegiatan ini bakal sukses dilaksanakan apalagi akan membahas hal-hal penting berkaitan dengan masalah sanitasi.
Di tempat terpisah Plt. Gubernur Provinsi Aceh, Soedarmo mengatakan bahwa Pemerintah Daerah merupakan garda terdepan pengelolaan air limbah (sanitasi), karena itu dibutuhkan kesepakatandan kesepahaman bersama secara nasional untuk mensolusikan penanganan permasalahan sanitasi lingkungan.
Soedarmo lebih lanjut mengatakan, sekedar diketahui bahwa secara kelembagaan sampai saat ini, gerak kerja setiap pemerintah daerah untuk menangani permasalahan sanitasi masih belum sepenuhnya dilengkapi dengan kebijakan dan pengaturan soal organisasi dan tata kerja institusi atau lembaga yang bertugas mengelola prasarana dan sarana yang ada.
“Perangkat pengaturan masih jauh dari operasional sehingga pengelolaan, terutama pemeliharaan prasarana dan sarana menjadi terbatas,” ujarnya.
Lebih jauh lagi, lanjut Soedarmo, data-data yang realible dan valid atas prasarana dan sarana air limbah sangat terbatas sehingga sulit untuk melakukan identifikasi kebutuhan peningkatan pelayanan.
(ely)