Tomohon, Fajarmanado.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW) Selasa (13/12/2022) melantik pengurus Partai Golkar Kecamatan Tomohon Selatan bertempat di Aula Syalom Kelurahan Tumatangtang, Selasa (13/12/2022).
Pelantikan yang dirangkaikan dengan Ibadah Menyambut Natal Yesus Kristus Partai Golkar Kecamatan Tomohon Selatan tersebut dihadiri Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Tomohon James JE Kojongian ST, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon yang juga Ketua DPRD Kota Tomohon, Djemmy J Sundah SE, Bendahara Gerald Lapian SE MAP, Wakil Ketua Piet HK Pungus SPd, anggota DPRD Tomohon dari Fraksi Partai Golkar Priscilla Tumurang, para pengurus DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, pengurus kecamatan serta pengurus di 12 kelurahan yang ada di Kecamatan Tomohon Selatan.
Pengurus yang dilantik terdiri dari Ketua Jois Pontoh, Sekretaris Jemmy Kaunang, Bendahara Jachry Sigar SP serta dilengkapi wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara serta bidang-bidang.
Menariknya, sebelum pelantikan, para pengurus yang dilantik dari kader yang hadir, disuguhi materi pendidikan politik dengan narasumber Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon Ir Miky Junita Linda Wenur MAP dan Wakil Ketua Piet HK Pungus SPd.
Pada kesempatan itu, Nita Wenur, sapaan arab MJLW ini mengungkapkan soal penambahan kursi di DPRD Tomohon dari 20 menjadi 25 pada Pemilu 2024 mendatang.
Selain itu, juga kemungkinan bertambahnya Daerah Pemilihan (Dapil) dari selama ini 3 menjadi 4 Dapil pada Pemilu 2024.
”Banyak usulan dari masyarakat maupun elemen masyarakat agar Pemilu 2024 Kota Tomohon sudah ada empat Dapil,” kata MJLW.
Keempat Dapil yang dirancang adalah Dapil 1 Tomohon Tengah dan Tomohon Timur, Dapil 2 Tomohon Selatan, Dapil 3 Tomohon Barat serta Dapil 4 Tomohon Utara.
Keempat Dapil itu sendiri akan diusulkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon ke pemerintah provinsi hingga ke pusat.
Pada bagian lain, MJLW kembali mensosialisasikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang sesuai Musyawarah Nasional (Munas) ditetapkan sebagai calon presiden dari Partai Golkar.
”Ini sesuai Munas. Untuk itu, para kader agar terus mensosialisasikan Pak Airlangga sebagai calon presiden walaupun nantinya mengikuti perkembangan selanjutnya,” kata MJLW.
Sementara Piet HK Pungus SPd memberikan materi seputar sejarah terbentuknya Partai Golkar hingga keberadaannya saat ini. [*heru]