Ratahan, Fajarmanado.com – Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH SIK MSi mengingatkan putra putri yang terplih sebagai Paskibraka adalah generasi muda pilihan.
“Biar kita keluar darah saat ini dalam latihan. Tetapi di saat pengibaran bendera merah putih berhasil dikibarkan, adalah suatu kebanggaan karena saat kita mengibarkan bendera sejuta mata memandang ke kita,” ujarnya ketika memberikan pengarahan kepada Paskibraka Minahasa Tenggara (Mitra) di Lapangan Kantor Bupati, Wawali Pasan, Ratahan, Senin (14/08/2017).
Kapolres mengatakan, Paskibraka itu bukan pasukan sembarangan. Pasalnya, ada sejutah putra-putri bangsa Indonesia tetapi hanya kalian sendiri yang dipilih.
“Tak sembarangan kalau kita menjadi Paskibraka, dikarenakan jika kalian salah, baik salah melangka, gerak ataupun di saat bendera itu salah dikibarkan, bukan saja nama Paskibraka sendiri yang malu tetapi, seluruh warga Indonesia. Karena itu jalani tugas ini dengan rasa tanggung jawab,” ujar Arya yang mantan Purna Paskibra tahun 1993.
Iapun menambahkan, Perjuangan 1 bulan latihan. Sampai salah pada hari H nantinya, akan mubasir perjuangan adik-adik. Kalau latihan, anggaplah sudah pelaksanaan.
“Masuk paskibraka ini kita dibina dan ditempa oleh para instruktur seperti militer, jadi jika kelar menjalankan tugas. Paskibraka sudah menjadi disiplin,”tuturnya.
Arya memesan kepada calon Paskibraka nantinya, kalau sudah memakai pakaian kebesaran pada hari pelaksanaan. Kami meminta, para wanita harus tersenyum. Sedangkan laki-laki, jangan sampai senyum.
“Tidak ada pendidikan seperti di Paskibraka yang membawah adik-adik sukses, Paskibraka bertugas hanya bertugas pada tanggal tuju belas Agustus. Kelar itu sudah masuk purna Paskibraka,” pungkasnya.
Penulis : Didi Gara