Tompaso Barat, Fajarmanado.com – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menegaskan kondisi keamanan Kota Tondano telah berubah drastis dan sudah sangat kondusif. Tak heran, wajah ibu kota Kabupaten Minahasa ini pun sudah berhasil ditata dan berubah drastis.
“Di Tondano tidak ada lagi orang yang memakai topi lebar (koboi). Yang memakai topi lebar atau koboi tinggal (dijumpai) di pacuan kuda (Maesa Tompaso),” katanya di depan seribuan jajaran pemerintahan serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Aula SLA Tompaso, Senin (20/11/2017).
Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS) menggelar pertemuan dengan komponen masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Minahasa, yang terdiri dari 10 kecamatan, yakni, Kawangkoan, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tompaso, Tompaso Barat, Langowan Timur, Langowan Selatan, Langowan Utara, Langowan Barat dan Kecamatan Sonder, dengan jumlah desa 96 dan 10 kelurahan.
Oleh karena itu, lanjut JWS, tak kurang delapan acara bertaraf regoinal Sulawesi Utara (Sulut) dan nasional sukses digelar di Tondano sejak Natal Nasional pada Desember 2016 hingga Porprov Sulut 2017. “Tahun depan, Minahasa sudah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan acara nasional dari BKKBN,” ungkapnya.
Selain dipercayakan dan sukses menyelenggarakan berbagai acara, para investor pun semakin tertarik dan menanamkan modalnya di Kota Tondano, seperti pembangunan Kentucky Fried Chicken (KFC) di eks Kantor Kesbangpol Minahasa di Tondano. “Nantinya, kalau ada masyarakat yang ingin makan menu KFC, tidak perlu lagi ke Manado, berbelok saja ke Tondano,” ujar JWS.
Mengenai rencana pembangunan perkampungan koboi, JWS mengakui terpaksa ditunda. Rencananya tahun 2017 ini, namun karena ada persoalan ketersediaan lahan maka terpaksa diundur tahun 2018 mendatang.
Ia kembali mengungkapkan, desain kampung koboi ini telah dirancang sedemikian rupa, selain disiapkan restoran dengan aneka menu khas daerah, juga disediakan berbagai fasilitas, termasuk pakaian dan topi ala koboi sehingga bisa digunakan untuk selfie atau foto-toto.
JWS juga mengungkapkan berbagai program pembangunan, baik yang segera dan sementara direalisasikan tahun ini maupun tahun 2018 mendatang. Antara lain, proyek padat karya di 25 titik, pembangunan Puskesmas Kawangkoan dan Puskesmas Wolaang serta pembangunan jalan usaha tani.
Sebelumnya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Minahasa Dr Denny Manggala MSi mengungkapkan bahwa program pertemuan Bupati dengan komponen masyarakat ini sesuai dengan amanat undang-undang dan peraturan pemerintah seiring dengan segera berakhirnya masa tugas JWS sebagai Bupati Minahasa padav 17 Maret 2018.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas