Tondano, Fajarmanado.com – Belum lama ini, sempat dimuat disalah satu surat kabar tentang chat yang di capture dari akun yang diduga milik dari oknum anak pejabat di Kabupaten Minahasa.
Dimana dalam gambar yang ditujukan terdapat kata-kata ancaman dari oknum anak pejabat tersebut. Hal itu pun telah menuai kritikan dan kecaman dari para pemerhati. Dimana mereka menganggap kalau prilaku tersebut adalah bukti ketidakberhasilan orang tua mendidik anaknya.
Rupaya kritikan dari pemerhati tersebut diduga tak digubris oleh yang bersangkutan sehingga oknum anak pejabat tersebut kembali berulah. Bahkan kali ini ia menyebut beberapa nama tokoh politik di Kabupaten Minahasa. Sebut saja ada Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Careig Naicel Runtu (CNR), Ketua ODC Minahasa Frangky Wolayan dan Kader PDIP Ivan Sarundajang yang saat ini menjabat Wakil Bupati Minahasa.
Tak sampai disitu, oknum anak pejabat tersebut juga membawa-bawa nama Presiden RI Jokowi dalam tulisanya di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Bung Edwin Pratasik SPd pun angkat bicara. Menurutnya, generasi muda sangat prihatin dengan hal-hal seperti itu. Apalagi saat ini adalah zaman yang bebas berpendapat dan bersuara.
Sehingga kalau masih ada pihak yang berusaha mengkebiri kebebasan menyuarakan pendapat tersebut yang telah dijamin dalam Undang-Undang, dirinya mengaku miris. “Sekarang kan beda dengan masa orde baru. Sekarang adalah masanya kita bebas berpendapat dan menyuarakan pendapat kita. Kalau toh ada yang tidak berkenan, maka ada jalur yang disediakan untuk mengklaim keberatan tersebut,” ujar Pratasik.
Menurutnya, jalur tersebut adalah hukum. Sehingga, kalau toh merasa keberatan, maka dipersilahkan untuk dibawa ke ranah hukum. “Kan ranah ini terbuka bagi setiap masyarakat. Karena itu, apalagi oknum tersebut diduga anak pejabat, maka berprilakulah yang santun agar kita segan,” pungkas Pratasik.
(fis)