Cuaca Ekstrim, IvanSa Ingatkan Supaya Siaga 1×24 Jam

Cuaca Ekstrim, IvanSa Ingatkan Supaya Siaga 1x24 Jam
Ivan Sarundajang
Tondano, Fajarmanado.com – Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Minahasa dan sekitaranya selang beberapa waktu terakhir telah mengakibatkan terjadinya bencana alam hingga menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Yang paling baru adalah banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Manado Senin (20/3) kemarin. Untuk itu, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang mengatakan kalau semua pihak harus waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi. “Cuaca akhir-akhir ini tidak menentu. Kadang panas, kadang hujan. Karena cuaca seperti ini, potensi terjadinya bencana alam sangat besar. Untuk itu saya minta semua pihak yang didalamnya ada pemerintah dan masyarakat untuk wasapada,” ujar IvanSa sapaan akrabnya Selasa (21/2) tadi.

Lanjutnya, ia merasa bersyukur karena walaupun Minahasa diterjang hujan deras pada Senin kemarin, sampai pukul 04.00 Wib, tidak ada laporan resmi dari Lurah, Kumtua, Dinas dan Badan terkait tentang adanya banjir ataupun longsor di daerah ini. Namun, mengingat Manado diterjang banjir, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait harus siaga 1×24 jam. “Lurah, Kumtua, Camat, BPBD dan instansi terkait lainya harus siaga. Sekai lagi saya ingatkan untuk siaga. Sikap antisipatif dan proaktif harus dikedepankan,” tegasnya.

IvanSa juga mengingatkan buat masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana. Baik di bantaran sungai, wilayah perbukitan, dekat tebing, serta yang tinggal di lembah dan dataran rendah untuk waspada. “Sejenak, saya mengajak mari kita memperhatikan sekeliling rumah. Mengecek dan memastikan bahwa areal tempat tinggal kita aman dari bencana. Apabila Ada indikasi rawan, segera laporkan ke aparat terkait. Untuk itu, Kepala lingkungan, Lurah/Kumtua  maupun Camat harus aktif handphone 1×24 jam. Untuk mengantisipasi jika ada masyarakat yang melapor atau mengadu,” kuncinya.

(fis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *