Bahkan, dirinya yakin apa yang dilakukan Walikota GSVL berdampak secara Nasional sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya termasuk organisasi-organisasi Muslim seperti Front Pembela Islam (FPI).
“Kepemimpinan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mampu me mediasi setiap permasalahan antar umat beragama yang dengan baik,” jelas Imdadum.
Imdadum mengatakan, apa yang disampaikannya bukan sekedar pujian kosong. Sebab kunjungannya ke Manado, secara khusus untuk mengundang Walikota GSVL untuk hadir dalam peringatan Hari Hak Azasi Manusia Internasional tingkat nasional tahun 2016.
Acara yang akan digelar 10 Desember mendatang direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah.
“Kedatangan saya ke Manado, secara khusus untuk mengundang Pak Vicky selaku Walikota Manado, untuk hadir dalam peringatan Hari HAM Internasional tahun 2016 di Banjarnegara nanti,” tandas Imdadun Rahmat.
Sementara itu, Walikota GSVL mengatakan, semangat kerukunan antar umat beragama di Kota Manado terus dijaga dan bergema secara nasional.
“Semangat kerukunan ini yang kita jaga selalu agar terus bergema secara nasional, semoga pertemuan ini bisa menjadikan sebuah nilai positif yakni menjadikan negeri ini Damai dan itu dimulai dari Manado untuk Indonesia,” ujar Lumentut.
Walikota GSVL juga menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas undangan dari Komnas HAM.
GSVL mengatakan, kerukunan umat beragama di Manado bisa berjalan dengan baik tak lepas dari peran serta masyarakat kota Manado seutuhnya.
(Fred)