Airmadidi, Fajarmanado.com – Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengingatkan umat kristiani untuk takut akan tuhan dan tau memberkati agar apa yang dikerjakan selalu diberkati tuhan. Hal ini dikatakannya saat meresmikan pembangunan gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) sekaligus perayaan Hut ke – 5 jemaat Zaitun kelurahan Sukur kecamatan Airmadidi, rabu (11/10).
Dalam sambutannya VAP mengingatkan, jangan hanya gedung gereja yang dibangun megah, tetapi iman juga harus dibangun dengan megah karena pembangunan fisik yang tidak dibarengi pembinaan spritritual keagamaan akan membuat “bangunan” sebuah bangsa menjadi rapuh dan mudah runtuh.
“Pembangunan fisik gedung gereja yang megah ini harus berbarengan dengan pembangunan spritritual sebab rumah ibadah yang besar atau mewah tidak sepenuhnya menjamin terbentuknya kualitas keimanan jemaat di tempat ini.”pesannya.
Senada dikatakan ketua majelis daerah GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu. Buah Zaitun menurutnya sangat banyak manfaatnya bagi manusia, untuk itu ia berharap GPdI Zaitun Sukur kiranya dapat menjadi berkat bagi jemaat sesuai dengan manfaat dari buah Zaitun yang banyak kegunaannya. Gedung gereja yang sudah dibangun dengan susah payah oleh jemaat harus benar-benar dipakai untuk beribadah.
“Ini merupakan anugrah Tuhan bagi kita semua. Dimana panitia pembangunan telah menyelesaikan tugas yang telah mereka gumuli dalam pembangunan sehingga hari ini dapat diselesaikan,” ungkap Awuy.
Menurut Ketua Panitia Pembangunan GPdI jemaat Zaitun Sukur, Rio Panambunan, pembangunan gedung gereja tersebut dilaksanakan selama 2,5 tahun dengan total anggaran Rp750 juta lebih. Sumber dana untuk pembangunan gereja ini, disamping bantuan dari pemerintah kabupaten, sebagian besar dananya bersumber dari jemaat dan hasil usaha jual “nasi jaha” atau nasi bambu yang diprakarsai panitia pembangunan.
“Proses pembangunan yang panjang hingga gereja bisa diresmikan saat ini membuat jemaat untuk tidak henti-hentinya bersyukur. Gedung gereja yang ada ini harus dijaga dan dirawat ,” kata Rio Panambunan.
Rio menambahkan, sejak peletakan batu pertama pembangunan GPdI Zaitun hingga bisa diresmikan sekarang ini bukan suatu kebetulan. Namun semua itu terjadi karena anugerah Tuhan.
Hadir dalam acara tersebut, sekretaris daerah Jimmy Kuhu, Asisten I Rivino Dondokambey, pejabat eselon II dan III dijajaran Pemkab Minut, anggota DPRD Minut Edwin Nelwan serta seluruh jemaat Zaitun Sukur Airmadidi.
Penulis : Joel Polutu