Airmadidi,Fajarmanado.com – Ketua komisi 1 DPRD Minahasa Utara Edwin Nelwan menggelar reses masa persidangan ke III tahun sidang II 2021 di desa Pinilih kecamatan Dimembe, Jumat (27/8). Dalam acara tatap muka secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini, warga meminta agar DPRD dan pemerintah serius dalam penanganan covid khususnya di kecamatan Dimembe.
Edwin Nelwan menuturkan, selain infrastruktur, keseriusan pemerintah dalam menangani covid 19 di Minahasa Utara menjadi usulan atau aspirasi yang paling dominan disampaikan masyarakat dalam kegiatan resesnya. Terutama soal bantuan pemerintah bagi warga yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) serta rumah singgah bagi untuk warga yang baru melakukan perjalanan keluar daerah.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini sangat baik demi menekan angka penyebaran covid di Minahasa Utara lebih khusus di kecamatan Dimembe. Perhatian pemerintah melalui bantuan Sembako bagi warga yang menjalani Isoman sangat penting dan harus dilakukan karena anggaran untuk penanganan covid ada.” papar Nelwan.
Ia juga menjelaskan, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dimasa pandemi ini lebih dititik beratkan pada pemulihan ekonomi dibanding infrastruktur sehingga usulan warga terkait bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sejalan dengan arah kebijakan anggaran. Untuk itu Nelwan berjanji akan memperjuangkan pelaku UMKM agar bisa mendapat bantuan dari pemerintah.
“Untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi ini, pemerintah harus ikut serta dalam membantu pengembangan UMKM. Jika UMKM tumbuh secara otomatis akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.”ujarnya.
Politisi partai Golkar yang dikenal vocal ini mengakui jika pelaksanaan reses dimasa PPKM ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, sebab selain pesertanya dibatasi, waktu untuk pelaksanaan tatap muka ini hanya diberikan waktu 60 menit sehingga aspirasi yang disampaikan selain melalui perwakilan desa, juga lewat lembaran aspirasi yang dibagikan staf DPRD kepada masyarakat.
“Meski penuh dengan keterbatasan namun tidak mengurangi makna dan tujuan dari pelaksanaan reses ini, sebab masyarakat yang tidak bisa hadir karena pembatasan bisa menyalurkan aspirasinya lewat lembar aspirasi.”pungkas Nelwan.
Usulan yang disampaikan masyarakat ini, lanjut Nelwan, akan dibahas bersama eksekutif untuk dimasukan dalam program dan belanja daerah dengan mempertimbangkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran daerah.
Pada kesempatan itu juga Edwin Nelwan turut membagikan sembako kepada warga yang berada di kecamatan Dimembe sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga dimasa pandemi covid 19.
Hadir dalam pelaksanaan reses tersebut, camat Dimembe Ansye Dengah serta para hukum tua se – kecamatan Dimembe dan perwakilan masyarakat.(Joel)