Timbun DAS Lumpias, Warga Protes Pemilik Lahan

Dimembe,Fajarmanado.com – Warga bersama pemerintah desa Lumpias melayangkan protes atas sikap semena – mena pemilik lahan yang telah menimbun separuh Daerah Aliran Sungai (DAS) Lumpias hanya untuk dijadikan kolam. Berdasarkan keterangan Hukum tua desa Lumpias, Nikson Mentang bahwa areal DAS yang ditimbun sekira 4 meter sehingga DAS menjadi kecil dan rawan banjir.

Nikson Mentang menuturkan, selaku pemerintah desa ia akan menuntut kepada pemilik lahan keluarga Lontoh – Tewu agar mengeruk kembali tanah dan batu yang ditimbun diareal DAS. Persoalan ini juga akan disampaikan ke dinas lingkungan hidup dan DPRD Minut untuk ditindak lanjuti agar masalah ini tidak merugikan orang banyak  dikemudian hari.

 

“Ini tindakan yang bakal merugikan orang banyak ini harus disikapi serius oleh instansi terkait. Tak hanya itu, alat berat yang digunakan untuk membuat kolam tersebut juga telah merusak sejumlah fasilitas desa seperti drainase dan jembatan yang dibuat dengan anggaran Negara.”tegas Mentang, Sabtu (13/3).

Lebih lajut mentang mengatakan, selain menimbun DAS pemilik lahan juga melakukan pengerukan tanah tanpa mempertimbangkan keselamatan warga yang rumahnya berdekatan dengan tanah yang dikeruk. Untuk itu ia meminta agar persoalan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah karena menyangkut keselamatan dan nyawa orang lain.

“Coba  lihat tanah yang dikeruk diareal tebing, diatasnya ada rumah yang jika hujan atau gempa rawan terjadi longsor, ini tidak diperhatikan oleh pemilik lahan hanya karena merasa kaya sehingga bias melakukan apa saja dilahan miliknya.”lugasnya.(Joel)