Airmadidi,Fajarmanado.com – Tulisan Hendra Jacob di media sosial yang terkesan menyerang bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan mendapat tanggapan dari tokoh masyarakat Minut Nouke Paat. Ia menilai postingan Hendra Jacob melalui akun facebook yang diduga miliknya sangat tidak etis karena telah menjatuhkan wibawa Bupati sebagai simbol daerah.
Paat mengatakan, sebagai warga masyarakat Minut pihaknya sangat tersinggung dengan postingan-postingan Hendra Jacob melalui media sosial karena secara tidak langsung telah merendahkan martabat Bupati. Contohnya dalam postingannya Senin (5/1) yang ditujukan kepada inspektorat Minut, ia mengganti nama bupati dengan ratu korupsi. Hal ini meski tidak secara langsung menyebut nama bupati namun tulisan tersebut sangat jelas mengarahkan kepada Bupati.
“Dalam postingannya itu, ia mengganti pemecah ombak dengan pemecah ambok, sedangkan bupati diganti dengan ratu korupsi dan kabag humas disebutnya kabag humor. Dalam konteks ini memang tidak menyebut nama, namun dia lupa bahwa tulisannya menggambarkan situasi yang terjadi malam itu, dimana saat konferensi pers itu bupati, inspektur dan kabag humas hadir.”kata Paat, Kamis (18/1).
Petikan salah satu postingan Hendra Jacob melalui akun facebook
Paat menuturkan, sebagai mantan anggota polisi Jacob seharusnya mengerti hukum. Untuk membuktikan benar tidaknya suatu tindak pidana harus melalui putusan pengadilan, bukan sekedar retorika atau analisa yang tidak mendasar. Ia juga meminta Jacob untuk introspeksi diri karena pernah melakukan tindakan pelanggaran hukum yang menyebabkan dirinya dipecat dengan tidak hormat dari anggota polisi.
“Jangan asal ngomong yang kesannya Asbun, Hendra Jacob harus introspeksi diri karena pernah terlibat penggelapan uang BNI yang mengakibatkan dirinya dipecat dengan tidak hormat dari anggota polisi. Fakta ini masih hangat dalam ingatan masyarakat, untuk itu saya ingatkan agar dirinya lebih baik menyibukan diri untuk memperbaiki dirinya dibanding menuding orang melakukan korupsi padahal dirinya sendiri punya trackrecord yang tidak baik. Jangan terkesan maling teriaki orang yang bukan maling.”tegas Paat.
Ia menambahkan, pihaknya tidak mau mencampuri proses hukum kasus pemecah ombak yang saat ini sedang tangani Kejati Sulut, namun pihaknya tidak sepakat jika kasus ini digiring kerana politik yang bertujuan untuk menjatuhkan wibawa Bupati sebagai simbol dan lambang Minut.
Penulis : Joel Polutu