Manado  

Tekad Gubernur YSK: Jadikan Museum Terbaik di Indonesia

FajarManado.News, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan tekad kuat pemerintah daerah untuk menjadikan Museum Negeri Sulawesi Utara sebagai salah satu museum terbaik di tanah air. Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara peresmian museum yang dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan.

 Dalam pidatonya, Yulius mengawali dengan rasa syukur atas terlaksananya peresmian tersebut. Ia pun tak segan mengungkapkan kondisi museum sebelum dilakukan pembenahan total. Menurutnya, keberadaan museum ini sempat mendapatkan perhatian dan dorongan khusus dari Menteri Kebudayaan agar ditata ulang layaknya wajah kebudayaan daerah yang sesungguhnya.

Gubernur Ysk Resmikan Museum Negeri

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi saya. Dulu kondisinya sangat memprihatinkan, nyaris seperti rumah kosong yang tak terurus—lampu padam, rumput liar tumbuh tinggi. Padahal di dalamnya tersimpan sekitar 2.800 benda koleksi yang memiliki nilai sejarah dan budaya sangat tinggi,” ungkap Yulius.

Kekayaan koleksi yang jumlahnya ribuan itu, kata Yulius, menjadi alasan utama bagi pemerintah provinsi untuk melakukan revitalisasi menyeluruh. Upaya ini bertujuan mengubah museum menjadi ruang yang layak, nyaman, dan pantas dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menambahkan, arahan langsung dari Menteri Kebudayaan menjadi semangat dan pendorong utama bagi pihaknya untuk mewujudkan perubahan tersebut. “Bapak Menteri pernah berpesan agar saya menjaga, menata, dan merawat museum ini sebaik mungkin. Pesan itulah yang menjadi dasar langkah kami hingga saat ini,” ujarnya.

Kini, wajah baru Museum Negeri Sulawesi Utara telah berubah total dan mulai menampakkan karakter serta keagungannya sebagai pusat pelestarian warisan budaya daerah. Tak hanya perbaikan fisik, penataan dan pendataan koleksi pun dilakukan secara profesional. Hingga saat ini, sekitar 90 persen dari total koleksi telah terdokumentasi dengan rapi dan tertib, yang nantinya akan menjadi landasan penting bagi pengembangan museum ke depan.

Lebih jauh, Yulius menekankan bahwa museum harus berfungsi sebagai ruang belajar yang hidup dan dinamis, khususnya bagi generasi muda. Melalui museum, diharapkan anak-anak dapat lebih mengenal sejarah, memahami perjalanan budaya leluhur, serta menumbuhkan rasa bangga akan identitas daerahnya.

“Anak-anak kita wajib datang ke sini. Mereka perlu mengenal masa lalu, memahami akar budaya, dan membangun kebanggaan menjadi bagian dari Sulawesi Utara,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Menteri Kebudayaan beserta rombongan dalam peresmian ini. Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi kemajuan sektor kebudayaan dan pariwisata di wilayah ini.

Tak hanya berhenti pada pelestarian budaya, Yulius berharap keberadaan museum yang telah direvitalisasi ini juga mampu memperkuat daya tarik pariwisata daerah. Ia berharap fasilitas ini dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat sekaligus mengundang semakin banyak wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, untuk berkunjung ke Manado dan Sulawesi Utara guna menikmati kekayaan budaya yang dimiliki.

“Semoga kehadiran museum ini membawa berkah dan manfaat besar. Kami ingin semakin banyak orang datang melihat dan menikmati langsung kekayaan budaya yang kita miliki,” tutup Yulius mengakhiri sambutannya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Sulawesi Utara Thalis Galang, para pimpinan instansi vertikal, pelaku industri pariwisata, komunitas seni dan budaya, serta para kepala daerah se-Sulawesi Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *