Berlatar Birokrat, Jetje Songke Resmi Daftar Pilhut Kalasey Dua: Usung Misi Pengelolaan Keuangan Terbuka

FajarManado.News, Kalasey – Atmosfer Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, mulai memanas dengan kehadiran figur-figur potensial. Pada Jumat (17/4/2026), Jetje Songke secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Hukum Tua, membawa angin segar bagi kontestasi politik tingkat desa tersebut.

Jetje Songke bukanlah sosok baru dalam dunia administrasi. Berbekal pengalaman sebagai pensiunan birokrat ASN di tingkat kecamatan, ia dinilai memiliki kematangan dan pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemerintahan. Kehadirannya di sekretariat pendaftaran disambut antusias oleh warga yang menginginkan perubahan nyata.

Jetje Songke, saat pendaftaran

Slogan dan Visi Strategis

Mengusung semangat kebersamaan, Jetje memperkenalkan slogan khas yang menyentuh hati masyarakat: “Dari Torang, Oleh Torang, Untuk Torang Samua”. Slogan ini menegaskan bahwa pembangunan desa ke depan haruslah berbasis pada gotong royong dan kemanfaatan kolektif.

Adapun visi besar yang ditawarkan adalah “Tata Kelola yang Jelas dan Terbuka”. Jetje berkomitmen untuk menghapus sekat-sekat informasi antara pemerintah desa dan masyarakat guna menciptakan lingkungan desa yang lebih akuntabel.

Empat Misi Utama (Program Kerja)

Untuk mewujudkan visi tersebut, Jetje Songke telah menyusun empat misi strategis yang akan menjadi prioritas kerjanya jika terpilih nanti:

Pengelolaan Keuangan yang Terbuka: Menjamin transparansi anggaran desa agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan kepada warga.

Peningkatan Infrastruktur: Mempercepat pembangunan sarana dan prasarana fisik guna menunjang mobilitas dan ekonomi warga.

Desa Bersih dan Sehat: Mewujudkan lingkungan desa yang asri dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Demokrasi melalui Musyawarah: Mengembalikan ruh musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan penting di desa.

Keputusan Jetje Songke untuk maju dalam Pilhut Kalasey Dua membawa harapan baru bagi masyarakat. Dengan perpaduan pengalaman sebagai birokrat tulen dan visi yang sangat transparan, ia memposisikan diri sebagai calon yang siap membawa Desa Kalasey Dua ke arah yang lebih profesional, mandiri, dan sejahtera.

Kini, keputusan ada di tangan warga untuk menentukan pemimpin yang mampu merealisasikan janji perubahan tersebut pada hari pemungutan suara nanti.

(Lukhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *