Ratahan, Fajarmanado.com – Sekali mendayung, tiga pulau terlampaui. Ungkapan ini diwujudkan Sekdakab Minahasa Tenggara (Mitra) Farry Liwe pada Jumat (28/10).
Selain menjadi inspektur upacara Hari Sumpah Pemuda 2016, Liwe juga melantik kolompok kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender dan mengukuhkan pengurus Forum Anak Daerah (FAD) di halaman Kantor Bupati.
Liwe menjelaskan, Pokja Pengarusutamaan Gender dibentuk untuk bertugas dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi atas kebijakan yang berkaitan dengan persamaan gender.
“Makanya, pembentukan Pokja ini untuk sinkronisasi program antara pemerintah pusat maupun daerah terkait kebijakan program gender. Termasuk anggaran yang akan disiapkan dalam setiap program kegiatan mengampanyekan persamaan gender,” ujarnya.
Mantan Sekda Minahasa Selatan (Minsel) iini juga mengingatkan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Pokja tersebut dalam mempersiapkan sumber daya berkwalitas yang dapat terlibat dan lebih efektif dalam pelaksanaan kebijakan di masyakakat.
“Sehingga nantinya dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat baik itu laki-laki dan perempuan,” katanya.
Terkait dengan FAD, Sekda Liwe mengingatkan agar wadah ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam upaya pemenuhan hak bagi para anak-anak.
“Dengan adanya forum ini, sekiranya dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan anak-anak yang beriman, cerdas, berkreatifitas, serta berkarakter,” ujar pamong senior yang familir ini.
Liwe pun berharap agar FAD dapat merangkul seluruh anak-anak yang ada di Mitra yang memiliki berbagai macam latar belakang.
“Yang paling penting juga bagi anak-anak yang berada di desa-desa yang jauh dari keramaian, atau mereka yang berkebutuhan khusus sekiranya dapat dirangkul, kemudian dibina dan diarahkan agar benar-benar dapat memberi sumbangsih dalam pembangunan dan juga untuk diri mereka sendiri,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Fenggy Wurangian mengatakan, Pokja Pangarusutamaan Gender telah diarahkan untuk segera menyusun rencana aksi daerah.
“Begitu juga dengan FAD supaya segera melakukan kegiatannya sebagai media bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi dalam pemenuhan hak mereka, dimana pihak kami turut memfasilitasinya,” tandas Fenggy.
(geri/ely)