Manado, Fajarmanado.com — Langkah politik srikandi Partai Golkar ini pantas diacungi jempol. Tiga periode duduk di kursi DPRD tingkat dua, tak membuatnya terlena.
Ya, demi kaderisasi, wanita yang sudah 31 tahun terjun di dunia politik melalui partai yang identik dengan warna kuning ini, ternyata rela meninggalkan zona nyaman dan aman.
Tak mencalonkan kembali di DPRD tingkat dua, tapi rela dan bertekad menjemput tantangan bertarung merebut kursi DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Srikandi Partai Golkar tersebut adalah Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW).
Nita Wenur, sapaan karib MJLW, sesuai pengumuman KPUD Sulut pada Jumat, 3 November 2023, tercatat masuk Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Provinsi Sulut di Daerah Pemilihan (Dapil) 6, Minahasa-Tomohon Nomor Urut 2 (dua).
Miky Wenur sebenarnya kans terpilih kembali menjadi Anggota DPRD Kota Tomohon pada Pemilu 14 Februari 2024 apabila mencalonkan diri kembali di daerah yang berjuluk Kota Pariwisata Dunia di Sulut ini.
Pasalnya, MJLW adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon, yang tentu sangat populer di Kota Bunga ini.
Menelisik karir politiknya melalui partai besutan Airlangga Hartarto ini, Miky Wenur ternyata berkiprah dari bawah atau akar rumput.
Wanita dua anak itu, menjadi kader beringin pada tahun 1992 atau sekira 31 tahun lalu.
Setahun kemudian, ketika Tomohon masih menjadi bagian Kabupaten Minahasa pada tahun 1993, Miky Wenur didaulat menjadi Wakil Ketua Partai Golkar Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon, lalu Bendahara Partai Golkar Kecamatan Tomohon Selatan.
Selanjutnya, ia dipercayakan sebagai Ketua Partai Golkar Kecamatan Tomohon Tengah, kemudian, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Tomohon.
Tak sampai di situ. Atas dedikasi dan komitmennya terhadap partai, Miky Wenur selanjutnya dipercayakan sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon selama 2 tahun, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulut selama dua periode dan saat ini sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon.
Dalam karir politiknya, Miky Wenur tercatat tiga periode menjadi Anggota DPRD Kota Tomohon sampai saat ini. Bahkan, ia sempat menjabat Ketua DPRD Kota Tomohon Periode 2014-2019.
Di bidang kepelayanan gereja, Miky Wenur pernah menjadi Ketua Komisi WKI GMIM aras jemaat dan wilayah sampai tiga periode sebagai Sekretaris Komisi WKI Sinode GMIM. Yakni, Tahun 2010-2022).
Atas pengabdiannya tersebut, oleh banyak kalangan, Miky Wenur diprediksi bakal mendapat dukungan luas dari kader beringin di Kota Tomohon sebagai basisnya dan juga komunitas WKI GMIM yang juga ikut tersebar di Kabupaten Minahasa.
Miky Wenur dipandang memiliki totalitas dalam tugas dan tanggungjawab kepelayanan gereja dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat pada umumnya.
Tidaklah heran jika banyak warga gereja yang tidak melihat warna warni politik menaruh simpatisan kepada Miky Wenur, yang juga pernah menjadi Dosen Institut Teknologi Minaesa (ITM) Tahun 1992-2004 ini.
Miky Wenur sendiri mengakui telah dan akan berkomunikasi dengan sesama Calon Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Minahasa-Tomohon dari Partai Golkar supaya target 3 kursi dapat tercapai pada Pemilu Tahun 2024.
Meski begitu, Miky Wenur mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk seluruh caleg dari semua partai untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan demi kesuksesan pesta demokrasi, daerah maju dan rakyat sejahtera.
“Mari torang samua baku-baku bae, berpolitik yang santun tanpa saling menjelekan karena torang semua satu tujuan untuk keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Sulut dan Indonesia pada umumnya,” kata MJLW menjawab Fajarmanado.com, Sabtu (04/11/2023).
Mengapa tidak mencalonkan kembali masuk DPRD Kota Tomohon, Miky Wenur menyatakan memberi kesempatan kepada para kader potensial untuk melanjutkan perjuangannya di Kota Bunga.
“Kalau saya kembali mencalonkan lagi di Tomohon, kapan lagi ada kaderisasi. Kini saatnya saya berjuang melalui DPRD Provinsi (Sulut),” ujarnya.
[heru]